memori

59 3 0
                                    

Detakmu masih berdenyut pahit atas realita yang membuatku nelangsa.

Koma.

Jeda.

Tak jauh beda dari sekarat yang bertubi-tubi.
Penuh pilu ini.

Derita yang ku tahan sesak penuh isak.

Aku tak masalah jika kau lebih bahagia dengannya.

Tapi aku tak bisa membohongi diri bahwa aku tak baik-baik saja.

#Berbisik

INTUISITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang