Selesai makan gratis. Minji dan micha kembali ke kelasnya, sedangkan bangtan mereka kembali bermain basket karena kebetualan guru lagi rapat jadi jamkos
"cha gue ke toilet dulu ya"
"mau ngapain?"
"mau kondangan" kesal minji, micha bertanya tidak masuk akal
"ngapain lu kondangan ke toilet"
"bego lu" dari pada menanggapi bocah, minji lebih memilih pergi
Selesai buang air kecil, minji sedikit merapikan seragamnya, lalu berjalan kembali ke kelas
"minji" panggil seseorang
Minji berbalik untuk melihat siapa orang itu, ternyata suga, ia melambai lambaikan tangannya menyuruh minji agar ke sana.Dengan terpaksa minji menghampiri suga
"apa?" tanya minji saat sudah ada di depan suga
"duduk dulu sini" minji pun menduduk bokongnya di samping suga
"nih" suga memberikan handuk ke minji
"buat apa?"
"lap keringat gue. tangan gue lagi sakit" minji menganga tidak mengerti
"maksudnya lu nyuruh gue lap keringat lu gitu" suga pun mengangguk anggukan kepalanya
"gak mau!! Gue bukan babu lu" minji ingin berdiri tapi keburu di tahan oleh suga, minji pun kembali duduk
"lap atau rahasia lu bakal gue sebar" bisik suga tepat di telinga minji
"rahasia apa? Gue gak punya rahasia, lu jangan coba coba ngancem gue"
"yang pasti gue ada rahasia terbesar lu"
"gue gak ada rahasia" minji pun segera berdiri
"pergi aja, tapi siap siap rahasia lu bakal gue bongkar" minji menghela nafas menahan emosi, ia pun berbalik menghadap suga masih posisi berdiri, minji lalu menatap suga tajam
"apa?" suga seperti menantang minji. Minji pun menyerah seberapa ia tidak tau rahasia apa yang di maksud suga, ia tidak merasa mempunyai rahasia, tapi ia takut jika memang ada rahasia yang suga ketahui tentangnya
Minji pun kembali duduk, mengambil dengan kasar handuk dari tangan suga. Minji mulai mengelap keringat suga sedikit kasar
"lama lama kulit muka gue pada ngelupas kalo lu ngelapnya kek gitu, yang lembut kek" perintah suga, dengan sabar minji menuruti perintah suga
Dengan tanpa niat minji mengelap keringat suga, tapi tiba tiba matanya bertemu dengan mata jae, jae dan gyeong mereka baru memasuki lapangan basket, mereka pun beralih duduk di sebrang sana tapi tepat di depan minji dan suga
Jae menatap minji tajam, mengisyaratkan jika ia tidak suka dengan apa yang sedang di lakukan minji, mata jae beralih ke suga, menatap suga dengan tajam juga, suga sedikit menyunggingkan senyum kemenangannya
"jae liatin lu" ucap suga pelan
"biarin"
Tiba tiba terlintas ide gila di otak minji, minji pun meletakkan handuknya
"aduh suga kamu jangan capek capek main nya nanti sakit gimana" ucap minji dengan suara besar, minji mengelap keringat suga dengan tangannya, suga sedikit terkejut dengan apa yang minji lakukan
Sedetik kemudia suga mengerti yang di maksud minji
"gak apa, asalkan yang lap keringet aku kamu" suga menambahkan bumbu bumbu lainnya

KAMU SEDANG MEMBACA
MY COOL BOYFRIEND : MYG
RomanceMin Yoongi, seorang pria tampan dengan sifat super dinginnya bak kulkas 2 pintu. Pria yang cuek tapi anehnya menjadi dambaan bagi kaum hawa. Lalu, bagaimana jadinya saat dia malah di pertemukan dengan seorang gadis yang sifatnya tak jauh dari dirin...