Di sekolah..
"Selamat pagi Kila!" kata Ara sambil menyapaku.
"Pagi, udah sehat Ra?" tanyaku.
"Alhamdulillah sudah," jawab Ara.
•••
Waktu istirahat..
"Kila maaf, gue gak bisa nemenin lo ke kantin."
"Kenapa?" tanyaku.
"Gue ada urusan sama anak-anak OSIS. Kalau begitu gue duluan ya? bye!" kata Ara lalu meninggalkanku.
•••
Di perpustakaan
"Kakak!" panggil Adit. Ia dan kedua temannya menghampiriku.
"Tak kira sampean nang kantin. Kok dewean ae? koncomu ndi kak?" lanjutnya bertanya. Aku mengendikan bahu.
(Kukira kakak ke kantin. Kok sendirian aja? temanmu mana kak?)
"Permisi Kak, kita boleh gabung gak?" tanya Diandra. Aku mengangguk.
Mereka bergabung dimejaku. Aku memakan kue mantau sambil mendengarkan perbincangan ketiga anak tersebut.
Salah seorang remaja lelaki sepantaran Adit itu menoleh lalu bertanya padaku, "Hello miss, can you speak Indonesian?"
"Hahaha! ya bisalah! diakan kakak gue," ujar Adit tertawa sampai nabok teman disebelahnya.
"Sakit goblok! baru kenal aja main nabok sana-sini segala lo!" umpat temannya si Adit ini. Adit cuma bisa nyengir.
"Oalah kakak lo toh? kirain pacar. Sumpah cantik banget anjir."
"Oh jelas dong. Bibit unggul dari keluarga ibu gue gitu loh," jawab Adit sombong.
"Halo kak kenalin gue Arul Komarudin panggil aja Arul!" sapanya sembari mengulurkan tangannya.
Aku menangkupkan kedua tangan tanpa membalas uluran tangannya, "Kila."
"Dingin banget lo! Ngomong itu gratis, gak bayar kak!" kata Arul sewot.
"Dia emang begitu kalo sama yang baru kenal atau gak begitu deket. Jangan liat dari luarnya aja," jawab Adit.
"Kamu gak tau aja Rula. KakKila orangnya padahal asyik!" balas Diandra.
“Nama gue Arul. Bukan Rula!” tukasnya kesal.
“A-r-u-l?” tanya Diandra.
“Dibacanya apa tuh?” tanya Arul.
“Arul,” jawab Diandra.
"Wait, kalian berdua udah saling kenal?" tanya Arul sambil menatapku dan Diandra secara bergantian.
"Ceritanya panjang," jawabku singkat.
Arul menatapku curiga, "Kak, lo beneran cewek? suara lo aneh!"
"Aneh gimana Rul? menurut gue normal-normal aja," kata Adit.
KAMU SEDANG MEMBACA
RafaKila
RomanceShakila, gadis remaja berusia 16 tahun yang memiliki sifat pendiam dan pemalu. Masa lalunya yang kelam, tidak diketahui banyak orang membuatnya seolah baik-baik saja. Pada suatu hari, seorang pria yang merupakan teman masa kecilnya hadir di kehidupa...
