Ep 9: Presentasi

35 17 0
                                        

21:00 WIB..

"Sekarang Kila lagi apa?" gumam pria 26 tahun itu.

"Chat aja deh, barangkali masih bangun. Ada hal penting yang harus aku sampaikan," batinnya.

"Sudah kuduga bakal di jawab singkat lagi," batin Rafa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sudah kuduga bakal di jawab singkat lagi," batin Rafa.

Author POV end

•••

Di sekolah..

"Hari ini ada presentasi sejarah tiap kelompok. Lo udah siap?" tanya Ara. Aku mengangguk.

"Btw, kita pake kelompok piket seperti biasa kan?" tanya Ara. Aku mengangguk lagi.

•••

Di kantin..

"Masih dipake aja tuh masker. Sembuhnya kapan?" tanya Adnan.

Sampe hari ini aku masih pakai masker karena luka lebamnya belum sembuh, namun sudah membaik.

"2 minggu," jawabku singkat.

"Buset lama amat! Ini mah sama aja kayak nungguin ayam bertelur," celetuk Adnan.

"Lebih lama kali Bang. Ayam bertelur kan menetasnya setelah 21 hari," jawab Adit.

"Iya gue tau. Tadi itu bercanda doang," ucap Adnan.

"Lo bawa bekal apa Kak?" lanjutnya yang sedari tadi memperhatikan kotak tupperware ku.

"Kak?" beo Arul dan Diandra secara bersamaan.

"Ngapain manggil Kak? lo berdua bukannya seumuran?" tanya Arul bingung.

"Udah biasa Rul," jawab Adnan.

"Kepo lo Bang, biasanya juga gak ditanyain," jawab Adit. Aku membuka tutup bekal (Dahlah buka ae, mau dimakan juga)

"Wow salad buah!" kata Arul.

"Iya, ini salad buah buatan gue dan Kakak," kata Adit.

"Lo gak bawa bekal salad Dit?" tanya Adnan.

"Udah gue makan dirumah," kata Adit.

"Gue boleh nyoba saladnya gak?" tanya Adnan kepadaku. Aku mengangguk.

Adnan mengambil sendoknya lalu mencicipi salad buatanku, "Hmm..enak. Rasanya pas, gak terlalu manis. Gak terlalu asem juga."

"Iyalah, siapa dulu yang bikin?" tanya Adit puas.

"Emak, bagi dong!" kata Ara bersemangat.

"Silahkan," kataku.

"Kenapa, Kak Ara manggil Kak Kila emak?" tanya Diandra.

"Suara lo gak kedengeran Didi," jawab Adit.

Gadis itu tersenyum kecut, "Kayaknya aku mesti beli toa nih. Apakah suaraku sekecil itu?"

RafaKilaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang