Enam

3.5K 345 148
                                    

Budayakan vote dan komen sebanyak-banyaknya!
Dilarang jiplak/plagiyat cerita!

Kalian pasti tadi nungguin keuwuan di DJS yak😍
Tenang aja, nih aku tambahin keuwuan di cerita ini

Selamat membacaaa
😍

✨✨✨

Aqeela yang mengetahui seseorang tersebut langsung melemparkan bantal sofa tepat didepan wajah orang itu.

"Eh lo siapaa??!!!! Maling???!!!!" teriak Aqeela heboh. Mulut Aqeela langsung dibekap oleh Rassya.

"Yyyaaaampun!!!! Woyy!! Gue Alvaro! Sohib kembaranlo. Sembarangan lo kalau ngomong. Gue bukan maling," seru Alvaro sewot dan langsung mengambil bantal yang tadi di lempar oleh Aqeela.

Alvaro duduk disebelah Rassya dengan wajah yang kesal.

"Datang-datang bukannya di sambut suara malah disambut sama nih bantal," gerutu Alvaro.

Mulut Aqeela yang tadinya dibekap oleh Rassya kini ia lepas bekapan itu.

"Eh, lo tuh ya main nyelonong masuk aja. Ketuk pintu dulu napa sih," ujar Aqeela sewot ke Alvaro.

"Yyaampun, gini ini. Gue tuh udah janjian sama Rassya dan kata Rassya gue disuruh langsung masuk aja," tutur Alvaro.

Aqeela langsung melirik Rassya dengan sinis.

"Kenapa?" tanya Rassya bingung melihat tatapan sinis dari Aqeela.

"Mau kemana?" tanya Aqeela.

"Mau keluar," jawab Rassya enteng.

"Terus, aku disini sendiri gitu?" tanya Aqeela cemberut.

"Ya mau gimana lagi," ucap Rassya.

"Sampai kapan?" tanya Aqeela menginterogasi Rassya.

"Belom tau," jawab Rassya.

"Yaudah, aku ikut aja," ucap Aqeela sambil berdiri dari duduk nya dan beranjak ke kamar.

Rassya pun menahan tangan Aqeela.

"Lo disini aja, jagain rumah," ucap Rassya.

"Enak aja kamu, ogah. Aku ikut aja," tolak Aqeela.

"Ini urusan cowok. Cewek dirumah aja," ujar Alvaro.

"Eh lo kok ikut-ikut sih. Gue kan lagi ngomong sama Rassya. Napa malah lu yang nyaut?" tanya Aqeela heran dan sewot ke Alvaro.

"Yeee elah nih anak. Gue tuh mewakili jawaban Rassya. Masih tanya aja lo," jawab Alvaro.

"Bener kata Alvaro. Mending lo dirumah aja. Gue lagi ada urusan," Ucap Rassya.

Alvaro pun beranjak ke teras. Sedangkan Rassya masih diposisi awal.

Kini Rassya berdiri dan menghadap Aqeela. Ia langsung mengusap rambut Aqeela yang makin memanjang. Setelah itu kedua tangan Rassya turun ke pipi Aqeela.

TWINS OF SYAQEEL (On Going)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang