13 - bunuh diri

2.5K 32 1
                                        

Tiara berjalan dengan tatapan kosong, dia tak pernah merasa sehancur ini. Dia benar² merasa hina dan kotor. Tiara menuju dapur. Tiara sudah tak tahan lagi, biarlah dia mati, dia tak ingin hidup didunia lagi. Terserah dia mau ada ditempat seperti apa, itu sudah menjadi takdir yang tuhan tentukan.

Ya, tiara berpikir untuk bunuh diri. Hal itu sudah tiara pikir matang², kalau sean ingin menyiksa tiara sampai mati, kenapa tidak langsung membunuh tiara saja, jangan membuat tiara tersiksa perlahan², tiara lebih baik langsung dibunuh dari pada harus tersiksa lalu akhirnya mati.

Tiara sudah hancur sepenuhnya, itu semua karna sean. Tiara ingin sekali membenci iblis itu, tapi kenapa hati terus menolak, pikiran tiara terus berseteru dengan hatinya. tiara tidak mungkin benar² mencintai seseorang yg berhati iblis bukan?

Apa yg membuat tiara suka dengan sean? Ya, harus diakui sean itu tampan dan juga kaya, tapi tiara tidak butuh semua itu. Tiara hanya butuh suami yg benar² sayang dan mencintai dirinya. Tapi kenapa tiara menyukai sean?

Dari pada tiara harus tersiksa karna semua ini lebih baik langsung tiara akhiri saja secepatnya. Tiara membenci dirinya yg sangat susah untuk membenci sean, kenapa tiara sangat susah membenci seorang sean? Sedangkan sean dengan sangat mudahnya bisa membenci tiara. Jujur, tiara ingin tau kenapa sean sangat membenci dirinya, tapi sudahlah buat apa tiara pikirkan. Sebentar lagi juga dia akan pergi ketempat lain.

Tiara sampai di dapur, sekarang tiara ingin langsung mencari sebuah pisau. Dosa apa yg telah tiara lakukan? Sampai² kehidupannya begitu sengsara.

Tidak pernah sekalipun tiara mendapatkan sebuah kasih sayang seorang ibu dan ayah, tiara sangat ingin mendapatkan itu. Tapi semuanya terlambat, ayah dan ibunya sudah pergi untuk selamanya. Terkadang tiara iri dengan teman²nya yg dulu, pulang antar selalu dengan orangtua mereka, bercanda, tertawa dan bermain selalu bersama.

Tiara! Tiara tidak pernah merasakan bercanda tawa bersama keluarga, tiara sangat ingin itu. Tiara tidak tau rasanya tertawa bersama keluarga, biasanya orang² yg memiliki sebuah keluarga akan menceritakan masalah nya pada mereka. Tapi tiara hanya bisa memendam semuanya sendiri. Ayahnya pergi saat dia masih dikandungan dan ibu tiara tidak pernah mengganggap tiara ada.

Mereka semua sangat beruntung bisa mendapatkan semua itu. Andai tiara juga bisa mendapatkan semua itu.

Keluarga pamannya? Mereka sama seperti ibunya, sama sekali tidak pernah menganggap tiara ada. Tiara tidak memiliki keluarga lagi selain pamannya, tapi mereka malah menjual tiara keseorang mahluk berhati iblis, hanya demi uang. Apa uang itu sangat berharga bagi mereka, sampai mereka tega menjual tiara?

Tapi setelah apa yg terjadi tiara tetap tidak bisa membenci mereka semua, tiara sangat menyayangi mereka. Tiara merasa dirinya itu sangat bodoh. Tiara tersenyum miris.

Segitu berat kah hidup tiara. Salahkah kalau tiara ingin bahagia? Apa salah? Tiara merasa hidup itu sudah tak berguna lagi. Jadi mati lebih baik dari pada harus hidup didunia ini.

Kalau tiara bisa, tiara tidak pernah berharap dilahirkan kedunia ini. Tapi tiara tau ini sudah termasuk surat takdirnya, mungkin mati juga termasuk takdir tiara. Untuk apa hidup tapi merasa kesepian, kehampaan dan tidak dibutuhkan sama sekali.

Tiara mengambil pisau yg cukup besar, dia mengarahkan pisau itu ke pergelangan tangannya. Tiara meneteskan air mata, air mata itu jatuh ke tangan tiara yg ingin dia lukai.

Sean turun dari kamarnya, dia ingin pergi kedapur. Saat sampai didapur,  matanya malah mendapatkan pemandangan yang sangat menyedihkan. Seorang gadis yg ingin bunuh diri dengan sebuah pisau, pastinya taira.

Tiara sudah menggoreskan tangannya, darah sudah mengalir banyak dan menetes kelantai. Tiara merasa tidak puas, itu tidak sakit sama sekali. Dia lalu mengarahkan pisau itu ke perutnya.

My HUSBAND a CRUEL devilCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang