Deg
.
.
.
.
.'dia..............siapa ya ?' batin uliya.
"Ganggu!" Ucap uliya secara tidak sadar ,dia lupa tentang penyamarannya
"Apa? Lo bilang gue ganggu hah !?, inget ya , yel itu punya gue! ,dia itu pacar gue !, Jadi Lo nak miskin jangan pernah mimpi cuman karna yel duduk dekat Lo ,Lo jadi ngerasa dia suka sama Lo gitu ?, Mana bisa yel suka sama anak miskin kayak Lo ,dia tu cocok nya sama gue ,secara gue kan cantik ,kaya !, Gak kayak Lo udah miskin ,jelek lagi iuhh " ucap gadis yang berada di tengah sambil menjelekkan uliya dan mencaci maki nya.
"Eh Ayana gue ngerasa kek ada yang bakal meledak gitu loh " bisik Rania kepada Ayana yang berada di sebelah kanan Rania.
"Iya ,kek gunung berapi gitu loh ,parah nih cewek ,masa ngaku ngaku kalo dia pacarnya sandryel " balas ayana dengan berbisik juga.
Ketika Ayana dan Rania melihat uliya yang ada di depan mereka ,mereka merasa takut dengan diamnya uliya ,dan bersiap untuk mengganti meja kantin yang mereka tempati.
"Phufff ,ahhahahahahahahha ,yel kapan Lo ganti pacar ?, Mampus Lo pacar baru Lo marah noh, Lo duduk sama cewek lain" ucap raynand sambil tertawa terbahak bahak dan itu membuat seluruh kantin hening.
"Eh Rania cewek cewek pada liatin raynand tuh ,lu gak marah ?" Tanya Ayana kepada Rania
"Eh Lo berdua juga ,Ray sama Ken itu punya gue sama dia nih " ucap gadis yang berada di sebelah kiri sambil menunjuk gadis di sebelah kanan.
Seketika wajah mereka semua terlihat seperti wajah uliya ,yang siap meledak kapan pun mereka mau.
"Heh koq kalian diem ,cepet geser !" Ucap gadis di sebelah kiri.
"Oh yaudah ,gua geser ,ya gak Rania ,Ayana ?" Tanya uliya sambil menampilkan senyum manisnya yang didalam nya tersimpan amarah yang amat besar.
"Iya ,kita pergi yok " ucap Rania sambil berdiri di ikuti Ayana dan uliya.
"Tuan muda yang ganteng ganteng ini ,nona muda kalian udah Dateng loh .jangan main sama kami lagi ya ,nanti mereka marah lagi loh " ucap uliya dengan menekan kalimat awalnya disertai senyum yang manis tapi menakutkan.
"Kita pergi " ucap Ayana dan mereka bertiga meninggalkan kantin.
"Eh uliya tunggu " ucap yel mencoba untuk mengejar uliya tapi di hadang sama gadis yang di tengah tadi.
"Eh yang mau kemana sih " ucap gadis yang di tengah dengan suara manja nya.
"Serah lu dh ,geser " ucap yel dan berlari mengejar uliya dkk tapi sudah terlambat.
__-
"Udh jauh blm ?" Tanya Rania sambil melihat ke belakang ,dan mengatur nafasnya.
"Kayaknya udah, huhff ,capek banget gw ." Ucap Ayana sambil mengatur nafas nya.
"Hilih lemah banget sih Lo ,gak pernah latihan lagi ya" ejek Rania.
"Oy goblok ,coba lu pikirin kita lari keliling kampus 2 kali cuman gara gara gak mau di kejar ,mana ni kampus gede banget " balas Ayana .
"Lah jangan salahin gue lh ,salahin yg punya kampus lah " balas Rania.
"Emang siapa yang punya kampus ?" Tanya Ayana ,Rania dan Ayana pun menoleh ke arah uliya
"Apa ?" Ucap uliya santai karna sudah terbiasa lari.
"Gak gak gak ,gak jadi eheheheh ,ngapain sih kita harus lari ,lagian ini dimana coba ?" Tanya Rania yg melihat sekeliling yang hanya ada pohon.

KAMU SEDANG MEMBACA
Lia 2
General FictionHiatus. 2 tahun setelah kejadian mengerikan di jembatan. publik benar benar lupa dengan sang jenius yang mampu membuat perusahaan sendiri dan menjadikanya salah satu perusahaan terbesar di dunia ,yang sekarang di ambil alih oleh adiknya ,syahlia. s...