🔞 BxB area!! Violance, gore, bdsm. ⚠️ Mpreg. Ukenya bisa hamil.
Hanya satu hal yang Kim Taehyung inginkan, hidup bahagia bersama ibu tercinta. Namun nasib baik tidak berpihak padanya atau bahkan tidak pernah?
Disarankan untuk sambil dengerin lagu I need u girl, apalagi kalau mutar official mv yang original version. Lebih ngena, karena part ini diadaptasi dari mv itu. Jadi, bisa nebak alurnya kemana?
.
.
.
Taehyung pulang ke apartemen seperti biasa, jam 11 malam. Ia berjalan menunduk karena sedang membaca buku di genggaman tangan. Namun ketika membuka pintu, ia dikejutkan dengan keadaan rumah yang berantakan, bahkan sampai ada beberapa benda yang pecah.
"Eomma!!" Taehyung memeluk sang ibu yang sedang duduk menangis. Tak biasanya ibu pulang cepat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Taehyung-ah." Suara ibu tercekat.
"Dia datang lagi, eomma?"
Mrs. Kim menatap manik hazel sang putra dan mengangguk. Taehyung kembali memeluk tubuh ringkih sang ibu.
Kapan semua ini berakhir? Tak bisakah mereka hidup damai dan bahagia?Batinnya.
.
.
.
Esok harinya, Taehyung pergi ke sekolah seperti biasa. Kali ini dia tak mendapati sosok tiga berandal yang selalu membuli. Beruntung saat istirahat sampai jam sekolah berakhir dia tak dibuli. Mereka seperti menghilang entah ke mana dan dirinya tak ingin tau.
Saat ini Taehyung dan Sungjae sedang berada di halaman parkir hendak pulang. Sebuah mobil hitam tepat berhenti di depan mereka, "Benar tidak ikut, Taehyung-ah?" Tanya Sungjae sekali lagi.
"Ya. Aku naik bus saja." Tolak Taehyung.
"Baiklah, sampai bertemu besok."
"Ya."
Sungjae masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangan ke arah Taehyung sambil memamerkan senyum hangat. Setelah mobil Sungjae tidak terlihat, dia hendak pergi menuju halte depan sekolah. Namun tiba tiba ada yang menghadang. Tentu saja tiga berandal sekolah.
"Wah.. wah. lihatlah siapa di sini?" Baekhyun membuka suara dengan nada sinis dan tatapan merendahkan.
"Si nerd yang baru saja ditinggal pangeran berkudanya, haha." Tukas Sehun diakhiri dengan tawa mengejek.
"Kau terlihat tidak merindukan kami, nerd. Aku sungguh kecewa." Kai menambahi.
Taehyung hanya menunduk dan memberanikan diri melangkah menghindari mereka.
"Eits, kau sudah mau pergi? Kami baru saja datang. Apa orangtuamu tidak mengajarkan sopan santun, huh?" Sehun berdiri di depan Taehyung.
"Kudengar ayahnya pemabuk." Ucap Kai yang tengah mengunyah permen karet.
"Wah pantas saja, haha. Keluarga yang menyedihkan. Cih, sampah masyarakat" Sehun menatap jijik.
Baekhyun mendorong kepala Taehyung dangan jari telunjuk, "Ck, aku sungguh muak melihat tampangmu. Nerd sepertimu tak pantas bersekolah di sini."