Chapter 10

16.3K 1K 41
                                        

Manik hazel Taehyung menatap takut Johan yang masuk ke dalam ruangan, "Sudah sampai mana hitunganmu?"

"Dua ratus dua puluh tiga. hiks.. dua ratus.. hiks. enam belas." Sahut Taehyung terus menghitung angka kelipatan tujuh ke belakang.

Mendengar itu, Johan mengukir seringai tipis. "Hm, hari ini aku akan menyiksamu sampai mendesah nikmat."

Kepala Taehyung menggeleng kuat, "Tidak. Jangan tuan. Tidak. Eemh."

Suaranya tertahan karena disumpal dengan sebuah kain.

"Hm, mana yang harus kugunakan lebih dulu. Bagaimana kalau langsung semuanya." Guman Johan.

Taehyung takut. Ia memang terbiasa dengan benda-benda itu, tapi ia tidak ingin melakukan dengan orang lain, hanya master saja.

Master. Batinnya tercekat.

"Lucu sekali. Kau sangat ketakutan ya?"

Selanjutnya Johan melepas paksa kain yang menyumpal mulut Taehyung dan mengganti dengan gagball serta memasangkan blindfold. Dilunasinya lubang anal sempit itu dengan plumas yang langsung dipencet dari aplikator. Tanpa menunggu lama, ia memasukkan bola-bola kecil satu persatu ditambah dildo besar. Barulah ia mulai menggerakkan dildo keluar masuk.

Taehyung?

Tentu saja dia menjerit tertahan di balik gagball.

"HAHAHAH." Tawa Johan membahana kala melihat ekspresi Taehyung. Oh bayi di perut Taehyung juga seperti bergerak. 

"Huwahaha. Kau membuatku semakin ingin menyiksamu, slut. Hahaha." 

Tangan Johan melepas paksa gagball dari mulut Taehyung, "Lanjutkan hitunganmu."

"Akh..aa.. Dua ratus,,ngh sembilanh. ahh.."

Johan berhenti menggerakkan dildo dan beralih mencambuk Taehyung dengan flogger.

SLARSH!!

"Ugh, aa.. dua--ah. hiks. Dua ratus dua."

SLARSH!

"Seratus.. hh.. sembilan puluh lima hiks. hh"

Tawa Johan semakin menggila dan kembali melayangkan pecutan demi pecutan, sementara Taehyung semakin menangis ditengah lenguhan dan hitungan mundur.

Kenapa nasib buruk selalu datang padanya?

.

.

.

.

.

Keesokan hari, Taehyung kembali menerima siksaan. Johan telah membius terlebih dahulu jadi ia tak bisa melawan saat pria gila itu menggantung tubuh serta menusuk liangnya dengan tiang dildo.

 Johan telah membius terlebih dahulu jadi ia tak bisa melawan saat pria gila itu menggantung tubuh serta menusuk liangnya dengan tiang dildo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Akh. akh. tidak. akh." Taehyung yang baru terbangun langsung berteriak kesakitan. Benda itu masuk sangat dalam. Perut Taehyung keram, babynya juga seperti meronta di dalam sana.

"Akh.. to--longh. akh. hh.. le--pash." Taehyung kesakitan. Dia ingin membebaskan diri namun tak bisa karena kakinya menggantung.

Tidak ada jalan lain selain duduk di tiang itu dan membiarkan dildo masuk semakin dalam. Dan itu membuat perutnya menjadi sangat keram nyeri seperti teraduk-aduk, tapi---.

Johan tertawa terbahak.

"Waw, ternyata ini juga bisa membuatmu klimaks." Serunya saat menatap penis Taehyung yang mengeluarkan cairan kental berwarna putih.

"HAHAHA. Kau benar-benar seperti pelacur, jalang. Terus menghitung slut."

"Akh. sa--sakith."

"HITUNG!!!" Johan melayangkan pecutan ke perut besar Taehyung.

Keram, nyeri, perih.

Taehyung menangis, "AKKH! Empat ratus.. akh. empath. puluh. ak."

CTAR!

CTAR!

CTAR!

.

.

.

1 bulan telah berlalu, perut Taehyung semakin besar. Ia memang tidak sedang disiksa, tapi liquid bening tak berhenti mengalir di sudut matanya.

 Ia memang tidak sedang disiksa, tapi liquid bening tak berhenti mengalir di sudut matanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Taehyung menatap perut yang membuncit, Baby... master..

Ia ingin menyentuh perutnya namun tangan dan kaki terikat kuat. Selain itu ia juga tak dapat mengeluarkan suara karena gagball yang bersarang pada mulutnya.

Krieeet.

"Kau menangis, huh?" Johan datang sembari membawa cambuk panjang berbahan kulit.

"Kau menangis, huh?" Johan datang sembari membawa cambuk panjang berbahan kulit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sampai kapanpun, mereka tidak akan bisa menemukan tempat ini. Dan kau tidak akan bisa keluar dari sini, slut." Selanjutnya Johan kembali menyiksa Taehyung. Ia mencambuk dan menetesi tubuh bunting itu sampai terselimuti lilin merah. Sedang si pemuda malang dipaksa terus menghitung sampai suara tak terdengar karena hilang kesadaran.

Namun setelah selesai menyiksa sampai Taehyung pingsan, Johan akan mengobati luka-luka yang disebabkannya. Bahkan memeriksa keadaan kandungan Taehyung.

Diusapnya pipi memar Taehyung seraya menatap dalam, "Kau tidak salah, tapi bersama Jeongguk adalah kesialanmu."

Ungkapnya disusul beralih menatap dingin pada perut membusung sebelum melangkah pergi.

Taehyung yang tidak sadarkan diri ditinggal dalam ruangan itu. Tak lama kemudian ada dua orang pelayan perempuan yang bertugas untuk memandikan dan merawat tubuh lemah tak berdaya.

.

.

TBC

.

Chapter besok lebih emosional.

TRAPPED ╬ KOOKV [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang