Cemburu?

407 25 2
                                    

Selesai berberes beres Queenza dan Arkan pun berjalan keruangan make up untuk melepaskan semua barang barang yang melekat di dirinya.

"ingat 18.30 kalian masih ada acara!" ucap Alesya yang melihat wajah lelah Queenza dan Arkan.

"orang yang di undang berapa?" ucap Queenza tanpa membuka matanya.

"2.000 lebih mungkin" ucap Alesya santai.

"JANGAN NGADA NGADA LO KAK" teriak Arkan didalam kamar mandi.

"GUA GA NGADA NGADA ADIK IPAR" teriak Alesya dengan sedikit menggoda.

"udah sana ganggu orang istirahat aja lo" ucap Zaza sambil membenarkan selimutnya.

"GUA TUNGGU MALAM PERTAMANYA OKE JANGAN KASAR KASAR AR" teriak Alesya yang sudah dimenutup pintu kamar.

"ALESYA ANJG" teriak Queenza dan Arkan dengan pipi merona.

"BUAHAHAHAHAHA" tawa pecah Alesya.

Queenza pun menoleh kearah pintu kamar mandi dan menelan saliva nya.

"KYAA ARKAN TUTUP DADA LO SETAN" teriak Queenza dengan menarik selimut nya dan menutupi semua badannya.

Queenza itu mau pun sifatnya dingin tapi dia menghargai ciptaan tuhan,
Apalagi kalo spesies kek Arkan, rambut basah dan sixpack yang terpapang jelas lagi.

"kenapa kita kan udah sah sah aja" ucap Arkan membaringkan tubuhnya dikasur bersebelahan dengan Queenza yang masih menutup dirinya.

"g-gua be-belum si-siap ar" ucap Queenza dengan gugup.

"siap ga siap itu udah kewajiban istri za" ucap Avira dengan mengelus rambut panjang Queenza dengan sayang.

"gua mau tanya" ucap Queenza bangun dari tidur nya dan duduk menghadap Arkan.

"lu punya pacar?" ucap Queenza menaikkan alisnya.

"lagi suka orang" ucap Arkan enteng.

"dia cantik?" ucap Queenza dengan menatap tajam bola mata hijau Arkan.

"yah cantik" ucap Arkan dengan senyum tipisnya.

"jelasin sifat nya sedetail detail nya" ucap Queenza dengan nafas memburu.

"Dia cantik dia manis dia dingin terhadap semua orang tapi dibalik sifat dingin nya dia pemaaf dan penyabar dia baik dia sama seperti kita yaitu pembunuh, dan sekarang dia sudah ku nikahi" ucap Arkan dengan detail.

"siapa namanya" ucap Queenza dengan kilatan merah di matanya.

"Calista Queenza Emerald Xavier itu namanya" ucap Arkan sukses membuat Queenza membatu.

Deg

"itu gua dong" ucap Queenza dengan polos nya menunjukkan dirinya.

"ga ada gua - lo adanya aku - kamu" ucap Arkan dingin.

"jijik ar aku kamu" ucap Queenza dengan tampang memelas.

"nurut atau gak gua cium" ucap Arkan kepada Queenza.

Cup

"1-0 hehehe" ucap Queenza dengan tawa nya.

"ck" decak Arkan.

"Arkan" ucap Queenza sambil membaringkan kepalanya didada Arkan.

"gua belum yakin kalo gitu beneran nikah" ucap Queenza sambil mengalihkan perhatian ke arah Arkan yang memainkan rambutnya.

"takdir itu gaada yang tau za, buktinya dulu lu benci sama gua terus ketemu kevin lu suka dia" ucap Arkan dengan menatap manik mata Queenza.

"siapa yang benci lu?" ucap Queenza bingung.

QUEENZA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang