Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌼🌼🌼
Selama bekerja untuk keluarga Ha, Bibi Lee sama sekali tidak pernah melihat Yoonbin membawa seseorang kerumahnya - Kecuali Jaehyuk yang memang sering datang untuk urusan pekerjaan - kali ini Bibi Lee dibuat bertanya-tanya. Ada angin apa sehingga Yoonbin membawa orang lain kerumah, seorang perempuan pula. Mungkin hanya Bibi Lee saja yang peka terhadap situasi, dia bisa melihat bagaimana Jihoon yang tak suka pada perempuan itu. Semuanya sangat terlihat jelas sekali, karena sejak tadi Jihoon lebih banyak diam. Seharusnya dia menjadi orang yang paling bahagia diantara mereka. Bahkan lelaki manis itu enggan bergabung untuk mengobrol bersama Bomin dan juga Yoonbin. Begitu pula dengan Minju, perempuan itu nampak tak nyaman duduk ditempatnya, dia ingin segera pulang kerumahnya. Dia tak tahu mengapa tiba-tiba sang atasan mengajaknya untuk datang kerumahnya. Yoonbin bilang padanya dia butuh orang lebih untuk meramaikan pesta kecil untuk merayakan ulang tahun temannya. Lagi, Minju tidak bisa menolak ketika Mingyu bilang itu adalah sebuah perintah.
Ah teman, Minju baru sadar jika sejak tadi teman Yoonbin yang dia tahu bernama Jihoon nampak tak suka dengan kehadiran dirinya. Ini salah satu alasan juga kenapa Minju ingin cepat pulang.
" Mmm Sajangnim..aku ijin pulang, ini sudah malam. " Ujar Minju sedikit canggung karena merasa tak enak memotong pembicaraan Yoonbin dan Bomin. Yoonbin melirik jam tangannya, jam sudah menunjukan pukul sebelas malam.
"Aku antarkan kau." Jihoon menoleh dengan cepat kearah Yoonbin.
" Ah terima kasih, aku bisa pulang sendiri aku bisa naik bus. " Minju beranjak dari duduknya seraya meraih tasnya.
" Jika kau naik bus kau harus menaiki taxi terlebih dulu untuk menuju halte, tak apa ayo aku antar. "
" Bomin-ah aku akan mengantar Minju dulu, Jihoon aku pergi dulu jangan tidur terlalu malam oke?" Yoonbin mengusak rambut Jihoon sebelum melangkah pergi diikuti Minju dibelakangnya.
Jihoon membungkam mulutnya, meskipun dia ingin sekali berteriak untuk meminta Yoonbin tidak pergi dan matanya tak melepas memperhatikan Yoonbin dan Minju. Sungguh Jihoon tidak percaya jika Yoonbin tega meninggalkan dia dihari ulang tahunnya hanya untuk mengantar perempuan itu.
Apa Yoonbin tidak mengerti? jika Jihoon ingin menghabiskan waktu dengan Yoonbin setelah pesta kecil-kecilan itu selesai...seperti yang selalu mereka lalukan dulu.
" Jihoon.."
"Ah iya ? " Jihoon mengerjap dia menoleh kearah Bomin.