⚠️ 🔞 Part ini akan panjang dan ada konten maturenya, aku dikasih skrip asli dari author aslinya, kalo versi meanie kan diedit jadi gak terlalu mature kalo disini enggak 😳 tolong jadi pembaca yang bijak ⚠️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌼🌼🌼
Semenjak Yoonbin berhasil merebut hati Jihoon kembali, dia tak pernah melepaskan Jihoon darinya sedetikpun. Bahkan lelaki itu membawa Jihoon untuk tinggal dirumahnya kembali. Awalnya Jihoon menolak keras, tetapi Ha Yoonbin dengan segala rayuan dan ancamannya membuat dia mai tak mau menuruti keinginan kekasih tampannya itu. Bahkan setiap hari Yoonbin selalu membawa Jihoon ke kantornya, dia tidak ingin meninggalkan Jihoon dirumah sendirian. Jihoon sampai pusing sendiri meladeni Yoonbin yang berubah menjadi overprotective seperti itu.
"Aku akan pergi ke LA." Yoonbin menghentikan kegiatan mengetik sesuatu dilaptopnya, dia menoleh kearah Jihoon yang duduk disampingnya.
" Kau sudah berjanji padaku tidak akan pergi kesana lagi. " Wajah Yoonbin berubah mengeras sampai membuat Jihoon bergidik ngeri melihatnya.
" Hanya dua sampai tiga hari. "
"Untuk apa?" Yoonbin memalingkan wajahnya, dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
"Aku akan menemui Yoshi, aku masih terikat kontrak dengannya. Aku harus berbicara baik-baik padanya jika aku akan mengundurkan diri. Dan aku juga merindukan teman-temanku." Jelas Jihoon
"Apa tidak bisa melalui telpon?"
" Yoonbin, itu sangat tidak sopan sekali. Aku mohon ijinkan aku pergi." Jihoon memohon, dia menarik-narik lengan Yoonbin.
" Dengan satu syarat." Yoonbin menutup laptopnya, dia menatap kekasihnya manisnya.
" Apa?"
"Aku akan pergi denganmu." jawab Yoonbin sukses membuat pupil mata Jihoon membesar.
"Ya?"
"Aku akan menemanimu ke LA, kau tidak bisa menolak atau aku tidak akan mengijinkanmu pergi. " Ucap Yoonbin yang tak bisa dibantah oleh Jihoon.
Jihoon mendesah..
"Baiklah, kita akan pergi bersama." Yoonbin tersenyum puas, dia tidak akan membiarkan Jihoon pergi sendiri.
Yoonbin tersenyum puas, dia tidak akan membiarkan Jihoon pergi sendiri. Setelah ini dia akan menemui Jaehyuk, untuk meminta lelaki itu menghandle semua pekerjaannya selama dia pergi ke LA.