Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌼🌼🌼
" Ha Yoonbin ada apa denganmu?" Yoonbin menatap jengah kearah Jaehyuk yang selalu masuk kedalam ruangannya tanpa mengetuk pintu lalu marah-marah tidak jelas padanya.
Dasar tidak tahu sopan santun!
" Yoon Jaehyuk kau ini tidak sopan sekali, bagaimanapun juga aku ini atasanmu." Jaehyuk mendudukan diri disofa, lalu menatap Yoonbin dengan pandangan yang sulit dimengerti. Bukankah dari awal dia sudah bilang, jika situasi seperti ini Jaehyuk tidak akan memandang Yoonbin sebagai atasannya. Jaehyuk akan memarahi Yoonbin jika lelaki itu telah melakukan sebuah kebodohan.
" Apa kau sadar dengan apa yang kau lakukan kemarin? Kau meninggalkan Jihoon begitu saja Yoonbin. " ujar Jaehyuk, heol dia tidak terima jika idolanya itu diabaikan oleh Yoonbin.
" Aku tidak meninggalkannya, bukankah aku sudah bilang jika aku masih banyak pekerjaan? "
"Kau tahu setelah kau pergi meninggalkannya, dia tiba-tiba pergi dan aku mengikutinya. Dia mengurung diri didalam bilik toilet dan menangis Yoonbin! " Yoonbin menghentikan gerakan tangannya setelah mendengar perkataan sahabat karibnya itu. Jihoon menangis?
Apa Jihoon menangis karenanya?
" Sebenarnya bagaimana perasaanmu pada Jihoon ?" Yoonbin menutup laptopnya, dia menyandarkan punggungnya lalu memijat pelipisnya yang tiba-tiba terasa pening.
"Entahlah.."
" Yoonbin...akhir-akhir ini aku selalu melihatmu dekat dengan Minju. Apa kau menyukainya..? " tanya Jaehyuk dengan ragu.
"Entahlah.." lagi kalimat itu keluar dari bibir seorang Ha Yoonbin.
Yoonbin pun tak bisa mengerti dengan perasaannya sendiri. Dia menyukai kepribadian Minju yang sangat mirip dengan mendiang Ibunya. Hal itu membuat dirinya nyaman berada disisi Minju.
Jihoon, lelaki manis itu sudah terlebih dulu hadir dihidupnya. Yoonbin sudah terbiasa dengan Jihoon yang selalu berada disisinya begitu pula sebaliknya. Jihoon bahkan sudah sangat bergantung padanya.
Dia tidak berniat mengabaikan Jihoon, dia hanya ingin membiasakan Jihoon agar tidak selalu bergantung padanya. Bagimanapun juga dia mempunyai kehidupan sendiri, dan tidak harus selalu mengurusi Jihoon. Iya..itu yang dipikirkan Yoonbin saat ini tanpa sadar jika dirinya sudah melanggar janji untuk selalu ada disisi Jihoon saat lelaki manis itu membutuhkan dirinya.