⚠️ Don't forget to vote and comment sebagai dukungan buat author ⚠️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌼🌼🌼
Meskipun Bibi Lee akan selalu menyiapkan apapun kebutuhan Yoonbin, tetapi Yoonbin sama sekali tidak pernah merepotkan orang yang sudah mengasuhnya sejak kecil itu. Lagipula Bibi Lee sudah terlalu tua, seharusnya dia beristirahat dirumah menikmati masa tuanya bersama Anak dan Cucunya. Jika Yoonbin mendadak lapar, dia akan bekerja sendiri untuk membuat makanan. Kemampuan memasaknya tidak perlu diragukan lagi, Yoonbin akan mendadak jadi koki jika hasrat memasaknya datang. Yoonbin mengerutkan keningnya menatap isi lemari pendinginnya. Biasanya daging dan seafood lebih banyak memenuhi isi lemari pendingin, tapi kali ini sayuran dan buah-buahan terlihat lebih mendominasi isi dari lemari pendinginnya.
"Bi..."
Bibi Lee yang memang sedang berada didapur menghampiri Yoonbin.
"Ada apa Tuan?"
"Bibi membeli banyak sayuran dan buah-buahan? Bukannya bibi tahu aku tidak terlalu suka sayuran. " Bibi Lee menggaruk tengkuknya.
"Aku yang memintanya, aku tidak makan daging. " sahut Jihoon yang baru saja datang. Sepertinya Jihoon baru selesai berolahraga malam itu terlihat dari wajahnya yang penuh dengan keringat.
" Kau akan memasak Yoonbin? Kau harus makan sayur, biar tubuhmu sehat. " Jihoon menepuk lengan Yoonbin lalu duduk dikursi meja makan.
"Kau makan malam dengan itu?"
Jihoon hanya mengangguk kecil. " Itu tidak akan membuatmu kenyang Jihoon. Aku akan membuatkanmu makanan. "
" Tidak perlu Yoonbin, ini sudah menjadi kebiasaanku. " Jihoon memakan saladnya dengan lahap, melihatnya saja membuat Yoonbin mual. Sampai akhirnya Yoonbin menggidikan bahunya tak mau peduli dengan Jihoon, dia kembali melanjutkan kegiatan memasaknya yang sempat tertunda.
"Tuan..kau akan semakin kurus jika hanya memakan itu setiap hari." sahut Bibi Lee yang masih berada disana.
"Ini program diet ku bi, aku memang ingin kurus." Jihoon tersenyum kecil.