I can always pretend I’m okay, but it doesn’t mean I don’t get hurt.
.
.
.
"Ini?" ucap Ogiwara sangat terkejut,"Bangun!
Hmp, Tetsuna!?" ucap Akashi kembali memanggil Kuroko, Tetsuna untuk mengganggunya.
"Sudah ku bilang jangan panggil aku Tetsuya" ucap Kuroko bangun dan kini dalam posisi duduk meski tubuhnya masih sangat berat.
"Bagaimana bisa kami mempercayai kata katamu, kalau sejak awal kami tidak tahu yang mana yang benar dan yang mana yang salah?"ucap Ogiwara menjauhi kasur Kuroko,
"Jadi jelaskan pada kami, hmp!?
Kau sebenarnya siapa?
Tetsuna atau Tetsuya?" ucap Akashi.
"Lalu bila aku mengatakannya apa kalian percaya?
Bukankah,
'Bagaimana kalian bisa mempercayai kata kataku?'
Bukan?
Lalu untuk apa aku mengatakannya bila dari awal kalian tak bisa mempercayai nya" ucap Kuroko menahan kepalanya yang masih terasa berat.
"Cukup jawab saja, Tetsuna!
Ini perintah! Atau ucapkan selamat tinggal pada pekerjaanmu di perusahaan ku, hmp!" ucap Akashi menatap Kuroko dingin.
BRUKKKKKK
"KUBILANG JANGAN PANGGIL AKU TETSUNA!
(Kuroko melempar bantal ke wajah Akashi)
TETSUNA SUDAH MATI!
PACARMU YANG SESUNGGUHNYA SUDAH MATI, AKASHI-KUN.
DAN PRIA YANG KAU TIDURI TERAKHIR KALI ITU BUKAN AKU, DIA ADALAH TETSUNA. OGIWARA-KUN" bentak Kuroko dengan senyum di wajah untuk menutupi kesedihannya.
"Apa maksudmu?
Aku tak mengerti Kuroko-kun?" ucap Ogiwara dengan perasaan takut dia bertanya.
"Seperti yang kalian lihat,
Aku memiliki saudara kembar, Kuroko Tetsuna, dan dia adalah pacar dari pria itu (Akashi Seijuuro),
sedang aku adalah pacar mu, Ogiwara-kun.
Intinya kau sudah tidur dengan adikku" ucap Kuroko menatap dingin Ogiwara.
"TA-TAPI AKU TIDAK TAHU KALAU ITU BUKAN KAU,
AKU KIRA ITU, KUROKO-KUN.
WAJAH KALIAN SAMA-!?" ucap Ogiwara merasakan perasaan bersalah karena telah tidur dengan adik pacarnya, perasaan yang sama dengan yang Tetsuna rasakan.
"Kalau kau benar benar menyukai seseorang kau takkan tertukar bukan, itu tandanya kau tidak menyukai ku se banyak yang kau kira.
Anjing yang kau punya mati lalu kau membeli anjing baru, apakah anjing yang baru akan sama seperti yang lama?
Tidak bukan?
Tapi kau tak bisa membedakan ku dan adikku, tandanya siapapun bisa menjadi pacarmu selama memiliki wajah yang kau suka?" ucap Kuroko.
PLAK!!
Akashi menampar wajah Kuroko padahal Kuroko belum pada tahap sembuh 100% dari sakitnya.
"Lalu untuk apa kau bertukar tempat dengannya sejak awal, harusnya kalian sudah mempertimbangkan akan berakhir seperti ini, hmp?" ucap Akashi.
"Kau benar, aku sudah mempertimbangkan nya,
Aku sudah mengatakan padanya (Tetsuna).
Kalau kau suka dengan ' Ogiwara-kun' kau bisa memiliki nya,
Tapi dengan bodohnya dia menyalahkan dirinya dan berakhir dengan kematian karena ingin menemui ku,
Sungguh Tetsuna malang yang bodoh~" ucap Kuroko tersenyum kejam, lebih mirip menyeringai.
"Ke-kenapa kau melakukan itu, Kuroko-kun.
Tetsuna memiliki pacar, dan kaupun memiliki aku?" ucap Ogiwara ingin tahu meski jawabannya dia yakin takkan membuatnya bahagian.
"Dia ingin putus dengan Akashi-kun, tapi Akashi-kun tak mau hanya karena alasan konyol nya yang begitu egois,
Dan aku lelah dengan hubunganku denganmu,
Lalu saat bertukar tempat aku mengatakan pada Tetsuna, kalau dia menyukai mu, dia boleh mendapatkannya" ucap Kuroko.
"Dan Tetsuna yang asli meninggal di dalam kecelakaan Shinkansen itu?" ucap Akashi menutup wajahnya dengan satu tangan, setelah semua benang terhubung barulah Akashi dan Ogiwara tahu kebenarannya.
"Kenapa kau melakukannya?
Kau bisa bertukar tempat dan memberi tahuku bukan?
Aku tentu takkan melarangmu?" ucap Ogiwara,
"Aku lelah, sejak awal aku tak menyukaimu, kau harusnya sudah sadar akan hal itu bukan?" ucap Kuroko.
"Lelah?
Tapi aku kira kau juga mulai menyukaiku karena kau mau menerima ku selama ini, karena itu saat pergi ke taman bermain ku kira kau sudah membuka hatimu untukku" ucap Ogiwara marah pada Kuroko dan pada dirinya sendiri.
"Sayangnya itu bukan aku, tapi adik ku.
Dia juga yang menyuruhku untuk tidak memutuskan mu dan dia (Akashi)"
BUKKKK
"Jangan bercanda!" Akashi menendang perut Kuroko meski dia tahu Kuroko belum sembuh betul.
"Agh!"
"Kau di pecat dari perusahaan ku, Kuroko Tetsuya.
Dan aku tak ingin melihat wajahmu lagi, kita putus, hmp" ucap Akashi meninggalkan Ogiwara dan Kuroko.
". . ."
"Kalau kau memang tak menginginkan hubungan ini sejak awal, kau bisa mengatakannya.
Aku takkan menahanmu, Kuroko-kun.
Ayo kita akhiri saja, seperti yang kau inginkan" ucap Ogiwara meninggalkan Kuroko di dalam kamar seorang diri.
BRUKKK
Kuroko kembali membaringkan tubuhnya dengan lemas, tampaknya demamnya kembali naik, dan kini tak ada siapapun lagi yang akan merawatnya.
TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Switch!
RomansaCerita ini sedikit mirip dengan cerita yang berjudul Modern Kingdom, #ceritanya sedikit pasaran seperti biasa~ (T▽T) cerita ini berawal dari kehidupan percintaan Kuroko Tetsuna, adik kembar dari Kuroko Tetsuya yang berpacaran dengan Akashi Seijuuro...