Goodbye, Childhood Memories (Ft Full Team)

2.5K 331 85
                                        

hahahaha akhirnya gue balik lagii yuhuuu!

ayo ngaku siapa yg kangen sama gue?














________________________










Suara dentingan mendominasi ruangan yang super besar ini, udah gitu keliatan ada 6 orang manusia yang duduk ngelingkarin meja makan.











"Besok ada yang bisa kita bantu lagi gak buat di bandara?" Tanya Papa Cecep alias bokapnya Wony.

Bokapnya Junho cuma gelengin kepalanya.

"Gausah, semuanya udah di packing kok— Paling nanti kabarin aja kalo rumah kita yang disini udah ada yg mau sewa"

"Okey"











"Diliat dari ekspresi, Lo. Kayanya ada sesuatu nih"

Wonyoung yang lagi makan pasta langsung noleh sebelum senyum kecil.

Junho yang liat senyuman itu langsung ngacak pelan rambut Wonyoung.

"Cerita dong, gue kepo jadinya"

"Yaudah nanti aja napa, kan lagi makan"

"Mencium bau-bau balikan sih gue disini"

"Balikan apanya, orang gak pernah putus juga"

Junho naikkin alisnya.

"Oh gitu? Kirain putus, soalnya Lo nempel sama gue mulu"











"Ih! Apaan sih? Sana deh jauh-jauh!" Wonyoung dorong pundak Junho, sedangkan si empunya cuma ketawa doang.












Empat orang lainnya yang ada di meja itu cuma bisa senyum kecil liat pertengkaran antar manusia itu.

"Siapa yang sangka ternyata mereka gak berjodoh, ya?" Kata Mama Junho

Mama Wony ngangguk.

"Dulu kita udah antusias sendiri buat besanan gara-gara mereka dari kecil gabisa lepas sama sekali"

"Gapapa, mungkin jalannya udah kaya gini. Semoga anak-anak kita sukses dijalannya masing-masing" Kata Papa Cecep sambil ngelap bibirnya pake tissue.

"Aamiin, bener banget itu yang paling penting buat sekarang"














"Semuanya, kita boleh izin ngobrol di luar sebentar ya?" Junho berdiri sebelum dapet jawaban dari para orangtua.

"Iya iya boleh, ngobrol aja yang tenang kita juga masih lama kok makannya"

Wonyoung ngangguk sebelum ngikutin Junho yang udah jalan duluan.

Kaya biasa, mereka berdua duduk diatas ayunan kayu jati yang sama sekali gak rapuh walaupun udah jadi saksi bisu berkembangan dari dua manusia ini.













"Jadi, Lo mau kuliah di Jerman lagi?"

"Hm, kayanya udah cukup waktu cuti gue disini"

Wonyoung ngangguk.

"Sukses ya. Gue selalu dukung Lo apapun yang terjadi"

"Thanks"

"..........."

"..........."

Hening, mereka tenggelam dalam pikirannya masing-masing.














Our Story : Chapter IICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang