STEP THIRTEEN.

96 14 0
                                        

Judul lagu multimedia : Ludovico Einaudi -Experience.
.
Mulai sekarang saya akan usahakan untuk rutin upload cerita ini. Semoga sebelum tahun baru kisah ini dan The Secret Desire bisa tuntas ya teman2 ;) .

Selamat membaca semua. Jangan lupa tinggalkan vomment ya ;).
*************************

STEP THIRTEEN.
Kota Gorno, Altai, Republik Federasi Rusia.

Kota Gorno di malam hari sangatlah indah, meski tidak sepadat Moskow, namun cukup ramai oleh hiruk pikuk penduduk lokal maupun wisatawan asing. Kota ini memiliki sistem pengairan, penataan kota juga lalu lintas yang dua kali lebih baik dari Ibukota Rusia sendiri. Mungkin, pengaruh jumlah penduduk. Makin sedikit manusia yang bisa kamu atur maka makin tertata sebuah negara atau kota.

Mungkin, ini juga dasar pola pikir awal orang-orang yang mendirikan MOON. Selain, keinginan untuk menguasai dunia di dalam genggaman mereka.

Namun itu alasan klise para tokoh antagonis dalam cerita fiksi.

Sepanjang aku berkarir di Badan Intelijen, aku menyadari satu hal. Semua orang punya alasan serta pemicu untuk melakukan tindakan. Namun pada akhirnya, pilihan kitalah yang menentukan ke mana arah perbuatan kita.

Jalan Svatchrosen malam ini agak lenggang, area ini dikenal sebagai tempatnya para kaum elite berkumpul untuk menghabiskan akhir pekan mereka. Pusat hiburan mulai dari teater, studio film, hingga pusat perbelanjaan berada di sini. Deretan restauran mewah bertaraf internasional berperingkat Michelin juga bisa kalian temukan pada blok berikutnya.

Dan disinilah aku dan tim ku berada. Di depan gedung teater klasik yang tengah memainkan Phantom of the Opera ( Kebetulan pertunjukkan broadway favoritku) Mengenakan gaun malam seharga empat bulan gaji ku, rancangan Desaigner ternama berinisial VW ( Yang syukurlah aku tidak perlu membelinya, karena si Perancang memberikan ini secara cuma-cuma untuk dikenakan Kania beberapa bulan lalu agar dipromosikan pada akun sosial media kakak iparku itu. Dan juga alasanku membawa-bawa benda yang amat memenuhi isi koperku ini).

"Semua siap?".

Itu suara Viana, berdengung dari ujung saluran.

"Ya. Kami akan masuk kataku". Pada sambungan berupa tahi lalat palsu dibalik telinga.

Tangan kananku lantas, mengamit lengan sosok lelaki bertubuh tinggi tegap, berwajah sangat rupawan khas suku Altaik, yang kini tersenyum lebar. Ketampanannya sukses menyedot beberapa orang saat kami menaiki undakan tangga gedung Teater.

Agen Lee Seung Hyun menjadi partnerku malam ini ( Dan sukses membuat Razor mendengus kesal). Bukan tanpa alasan, wajahnya amat mirip dengan salah satu model ternama dari negri Ginseng, jadi kami bisa menggunakan identitas sosok itu untuk penyamaran Agen Lee. Sementara aku.

Namaku malam ini adalah Cathalia Yvorst. Model keturunan Rusia-Prancis. Teman kencan Agen Lee, atau harus kupanggil, Tuan Jang Hee Yoong.

Keamanan di gedung ini katanya sangat ketat, itu mengindikasikan satu kebenaran. Yaitu tempat ini pasti bukan sekedar tempat bagi berkumpulnya kaum elite kota Gorno, melainkan juga sebuah lokasi transaksi ilegal yang sangat tepat.

* "Ada lima orang penjaga di bagian depan. Dan empat di pintu lobi. Bree, usahakan jangan terlalu banyak tersenyum, pada mereka. Bersikaplah seperti seorang super model yang misterius serta sedang kasmaran"* kata Viana lagi. Kali ini memakai bahasa Inggris agar bisa dipahami oleh Agen Lee.

Tim ku yang lain saat ini tengah memantau dalam radius seratus meter jauhnya dari lokasi gedung. Mereka baru akan berangkat kemari setelah mendapat aba-aba dari kami.

[COMPLETED] CONTRAMANDE MAN!:#02.CONTRAMANDE SERIES (BRITANIA STORY)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang