Chapter 40

6K 157 6
                                        


Hallo, Readers

Ø Kembali lagi dengan kehaluanku.

Ø Cerita ini adalah REALL imajinasiku sendiri, hasil pemikiranku sendiri.

Ø Tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun.

Ø Mohon maaf apabila ada kesamaan nama karakter, waktu, ataupun tempat.

Ø Karena itu hanyalah ketidak sengajaan saja.

Ø And please, don't coppy my story.

Ø Kalian harus tau, menulis itu tidak semudah yang kalian pikirkan.

Ø Belum lagi kalau tiba-tiba imajinasi kita hilang begitu saja entah kemana.

Ø Okay, happy reading Readers.

Ø Before that, don't forget to give your support in a way vote, comment, favorite, and follow me.

.

.

.

.

Alexa, Ansell, Dario, dan Laura sedang berada di ruang makan lantai atas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alexa, Ansell, Dario, dan Laura sedang berada di ruang makan lantai atas. Mereka semua sedang berkumpul untuk sarapan pagi.

Suasana begitu hening, tidak ada yang berbicara satu orang pun, tidak ada yang menyantap makanan atau minuman sedikit pun. Hanya Laura seorang yang dengan tanpa rasa malu menyantap sarapannya sendiri.

Sedangkan Aleysia, ia tidak ingin turun untuk bergabung sarapan bersama.

"Dasar wanita tidak tau malu," ucap Alexa dengan sinis menyindir Laura.

'Tidak tau diri," Alexa kembali berucap dengan sinis.

"Nyonya dari Mansion ini bahkan tidak ada disini, menolak untuk turun dan sarapan bersama. Sedangkan kamu yang hanya orang luar, dengan tidak tau malunya menyantap sarapan seorang diri," ucap Alexa dengan sinis kepada Laura.

"Tante, yang menolak untuk turun dan sarapan bersama itu 'kan Aleysia sendiri. Jadi untuk apa aku harus menyiksa diriku sendiri dan menderita hanya karena Aleysia tidak ingin makan?" ucap Laura kepada Alexa.

"Kalau tidak mau sarapan, yasudah. Tidak usah sarapan saja," Laura kembali berucap.

"Kamu!!" ucap Alexa dengan geram kepada Laura.

"Sudah, diam!!" ucap Dario dengan tegas.

"Laura, kamu hanya orang luar bagi kami, terutama bagi saya, istri saya, dan menantu saya Aleysia. Kamu berada disini hanya karena Ansell. Dan lagi kamu sedang berbicara dengan kami, sebaiknya kamu jaga bicara kamu." Dario berucap dengan tegas kepada Laura.

MY BELOVED SPOILED WOMAN (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang