———𝐌𝐨𝐫𝐞 𝐭𝐡𝐚𝐧 𝐭𝐡𝐢𝐬———
Jaehyun sudah bersiap untuk pergi keluar. Ia mengendarai mobil nya dengan perasaan yang bahagia.
Ia bernyanyi dalam mobil dan tak henti-henti nya selalu tersenyum. Jaehyun kali ini sangat benar-benar bahagia.
Jaehyun menghentikan mobil nya disebuah taman. Ia keluar dari mobil sambil menenteng kamera nya.
Seseorang menghampiri Jaehyun.
“hei, Jae.”
“oh, kak Taeil.”
“seperti biasa, kau selalu datang tepat waktu, tidak pernah telat dalam urusan apapun.”
Jaehyun tertawa kecil, “biasa saja kak Taeil, aku memang tidak suka membuat orang lain menunggu... Apalagi, ini adalah urusan pekerjaan.”
“ya... Aku tau itu. Tunggu sebentar lagi, Naeun akan segera datang. Setelah itu, kita akan mulai pemotretan nya.”
Jaehyun mengangguk, “baiklah, hubungi aku jika dia sudah datang. Aku ingin berjalan-jalan sebentar...”
“baiklah, akan ku kabari.”
**
Jaehyun berjalan-jalan di sepanjang taman itu. Ia memotret pemandangan yang ada disana.
Jaehyun menyukai taman ini, sangat indah, pikirnya.
Jaehyun duduk di sebuah bangku yang ada disana. Memandangi laut yang indah dan menikmati semilir angin yang sejuk.
Jaehyun, menyukai suasana ini. Tenang dan damai.
Jaehyun mulai mengarahkan kembali kamera nya. Ia kembali memotret banyak objek.
Ponsel Jaehyun berbunyi, Taeil menelpon nya.
“ah iya kak Taeil, aku segera kesana.”
Jaehyun menutup telepon tersebut dan bergegas kembali ke tempat pemotretan.
Jaehyun sedang memotret Naeun yang merupakan seorang Model.
Setelah selesai dengan tugas nya, Jaehyun duduk dan mulai sibuk melihat semua hasil pemotretan hari ini.
Naeun mendekati nya, “apakah hasil nya bagus?” tanya Naeun.
“oh... Ya... Hasil nya bagus...” jawab Jaehyun.
Naeun menarik kursi dan duduk di sebelah Jaehyun.
“senang bertemu dengan mu, Jung Jaehyun.” ucap Naeun.
Jaehyun masih fokus dengan tugas nya. Dia sedikit tersenyum mendengar ucapan Naeun, “ya, terima kasih. Aku juga, senang bertemu dengan mu..."
“hm... Aku boleh minta nomor ponsel mu? Ah sekedar untuk lebih dekat dengamu... Aku harap kita bisa jadi teman, kan?”
Jaehyun sejenak diam, “boleh, tapi silahkan hubungi aku jika ada hal penting saja.” dia membereskan barang-barangnya. “jika bukan urusan penting, tolong jangan hubungi aku.”
KAMU SEDANG MEMBACA
More Than This ✔
Fanfiction[Genderswitch!] [Jaewoo] [Completed] :: Konsekuensi mencintai itu, ya, patah hati. Start: 21 Nov '20 End : 12 April '21 ©jwooxds [2]
