r

607 75 25
                                        



— More Than This —



Jaehyun kini kembali ke hotel tempat ia menginap. Dirinya duduk di sofa sembari menghela napas kasar. Ia masih mengenggam buket bunga yang barusan ia beli untuk sang pujaan hati.

Jaehyun tersenyum melihat buket bunga itu lalu melirik pada jam yang tergantung pada dinding hotel. Setelah melihat jarum jam yang telah mengarah ke angka enam, ia bergegas bersiap diri.

Jaehyun berdiri di depan cermin, merapikan kemeja hitam polosnya dan celana jeans hitam yang membuat tingkat ketampanannya bertambah berkali-kali lipat.

Jaehyun berdiri di depan cermin, merapikan kemeja hitam polosnya dan celana jeans hitam yang membuat tingkat ketampanannya bertambah berkali-kali lipat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ia merapikan rambutnya dan kembali diam memandangi ketampanan diri sendiri di hadapan cermin besar.

Jaehyun menghela napas kasar, dalam benaknya mengatakan, Ternyata semesta menyuruhku untuk melepasnya, padahal, mengenggamnya saja aku belum pernah.

***

Disisi lain, Mingyu berada di apartemennya. Ia meletakkan buket bunga Anggrek Merah di meja yang ada di hadapannya.

Sedangkan tangan kanan nya ia gunakan untuk menulis kata-kata manis pada seutas surat berwarna putih kecoklatan.

Mingyu lalu meletakkan penanya pelan. Ia membaca surat yang barusan ia tulis. Senyuman kemudian terukir indah pada wajahnya.

Mingyu pun lalu meletakkan surat itu disela-sela bunga Anggrek Merah yang indah dan merona. Ia memandangi bunga itu sedikit lama, lalu berkata,

“dikehidupan selanjutnya, ayo bertemu lagi Woo. Namun, dengan kisah cinta yang membahagiakan, antara kau dan aku.”

***

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Jungwoo sedang berdandan cantik untuk menemui sang lelaki yang cukup lama tak ia jumpai.

Ia menambah keindahan rambutnya dengan jepitan disisi kanan kepalanya.

Selesai dengan dandanan, Jungwoo pun berdiri lalu berjalan menuju ranjangnya untuk mengambil tas yang akan ia gunakan.

Jungwoo kembali memandangi dirinya pada cermin, ia tersenyum lebar. Entahlah, kenapa ia banyak sekali tersenyum hari ini.

Jungwoo berdiri didepan asramanya ia berniat untuk menunggu Jaehyun menjemputnya. Namun tanpa ia duga sebuah mobil yang ia kenal berhenti tepat di depannya.

Jungwoo mengernyit bingung, kenapa mobil ini berhenti didepannya? Lalu tak lama seorang lelaki berpostur tubuh tinggi turun dari mobil berwarna putih tersebut.

More Than This ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang