25.

5.5K 319 9
                                        

JANGAN LUPA COMMENT SAMA VOTE YA!!

SELAMAT MEMBACA!!

****

"YEY GUA MENANG!!" Teriak Lia sembari mengangkat tangannya. Leo yang melihat hal itu gemas sendiri. Membantu Lia melepaskan helm yang masih di kepala Lia. Setelah itu ia melepaskan helmnya sendiri dan merapihkan rambutnya sedikit.

"YAELAH GUE KALAH!" Teriak Ares tidak terima.

"Ya kan cuma balapan biasa juga Res hehe." Lia berusaha untuk menghibur Ares yang ngambek karena kalah balapan.

"HIYA ARES KALAH AMA CEWEK! SAMA BU NEGARA HIYA!" Ujar Wawa menggodai Ares agar tambah kesal.

"BACOT NJING!" Teriak Ares kesal. Lalu ia menghentakkan kakinya seperti anak berumur 4 tahun.

"LIA MENANG!!" Teriak Netta sembari menarik Lia dan memeluknya sangat erat.

Lia pun berusaha untuk melepaskan pelukannya karena pelukan Netta itu adalah pelukan dahsyat. Membuat Lia sesak.

Leo melihat mereka semua dengan perasaan yang senang. Ternyata hanya seperti ini saja sudah membuat dirinya menjadi senang.

Leo teringat dengan ibunya dan kakak perempuannya. Ia pun mengabari mereka lewat chat. Bahwa ia akan pulang sebelum jam 10.

"YAUDAH YANG KALAH TRAKTIR HAHAHAHAHA!" Teriak Lia kepada Ares. Ares yang mendengar hal itu mendengus sebal. Ya memang dompetnya tebal. Tapi kalau teman-temannya makan itu tidak ada akhlak semua. Semuanya dimakan oleh mereka. Smapai uang jajan Ares pun menipis karena mereka memeras Ares. Hadueuh, orang sabar itu disayang Tuhan.

"Yaudahlah khusus buat L-I-A aja." Ares mengeja nama Lia. agar mereka semua tahu bahwa ia hanya bertanding dengan Lia. Bukan dengan yang lainnya.

"YAELAH PELIT AMET LO RES! GUE DOAIN KUBURAN LU SEMPIT ANYING!" Teriak Juan tidak terima bahwa hanya Lia yang akan ditraktir. Masalahnya Juan juga laper!

"TAI LO! LO MAKAN DAH KEK BADAK TAU GA?!" Kesal Ares. Tapi terkadang Ares berbaik hati dan tidak tegaan dengan temannya. Ingat, temannya saja! Kalau rivalnya jangan ditanya. Dia bisa membunuhnya.

"Yaudahlah gua beliin kalian. KHUSUS HARI INI BUJING!" Ujar Ares mengeluarkan handphoennya lalu memberikan kepada Juan. "Pesen terserah kalian nanti gua yang bayar." Lanjut Ares.

Mereka pun menyerbu handphone yang bermerk apel milik Ares. Lalu mulai mencari makanan yang mereka inginkan.

Sore itu adalah hari terbahagia bagi VERGOSA.

****

Pagi-pagi di Sekolah SMA JAYA MAKMUR banyak sekali murid murid yang ketar-ketir sendiri. Karena adanya 'RAZIA' yang membuat mereka buru-buru menyelamatkan barang yang kemungkinan akan disita oleh guru. Dan juga seragam yang tidak lengkap juga akan diperhatikan oleh guru-guru disana.

Lia menaruh barang-barang berharganya ke kantong plastik yang tadi dia pinjam di kantin. Leo yang melihat Lia sedang menaruh beberapa barangnya ke plastik milik Lia segera merebut plasti tersebut.

"WO-- LEO!" Leo menghiraukan teriakan Lia. Lia berjalan ke arah Leo lalu ingin merebut plastik miliknya dan ada sebagian barang Netta didalamnya. Tetapi Leo buru-buru menyela. "Biar barengan sama gue aja."

"Oh yaudah deh kalo gitu. Makanya bilang dulu jangan maen sewot!" Ujar Lia ngegas sambil memukul lengan Leo.

"Bos ini masukin aja kesini." Ujar Bambang. Bambang adalah wakil ketua VERGOSA di angkatan kelas 10. Ia yang biasanya selalu mengumpulkan 'barang berharga' milik VERGOSA.

Leo pun memasukkan semuanya kesana termasuk dengan barang Lia maupun barang milik Netta.

Lia pun kembali ketempatnya. Lalu, ia merasa ada yang tidak enak, seperti ada sesuatu yang akan menimpa mereka. Apa jagan jangan-- tidak! Lia menggelengkan kepalanya, ia tidak boleh berfikirian macam-macam terlebih dahulu.

Lia tidak tahu kenapa tiba-tiba ia merasa sedih dan ingin sekali untuk menangis. Ia ingin sekali menangis tetapi ada banyak sekali orang disini. Ia tidak mau tangisannya ini dilihat oleh banyak orang.

Lia pun berlari ke arah toilet agar bisa mendapatkan suasana yang sepi. Lia pun berlari keluar kelas.

****

GIMANA NIH PERASAAN KALIAN BACA PART INI?!

KIRA-KIRA LIA KENAPA?


VERGOSA [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang