53.

4.5K 253 24
                                        

SELAMAT MEMBACA!!

JANGAN LUPA VOTE & COMMENT!!

AKHIRNYA PON UP JUGAKKK!!

MAAF NUNGGU LAMA!!

SEMOGA PART INI GAK NGECEWAIN KALIAN YAA!!

****

Para anggota VERGOSA dan RASCARA menaiki motornya masing-masing. Sembari mereka memegang bendera khas VERGOSA dan RASCARA yang baru dibuat beberapa bulan yang lalu. Yang memegang bendera VERGOSA adalah Leo, dan yang memegang bendera RASCARA adalah Vendra.

Ryan, Rial dan Ayah-ayah dari para anggota RASCARA menaiki mobil RANGE ROVER berwarna hitam. Mereka membawa beberapa bodyguard saja, karena backingan yang lainnya itu dari anggota VERGOSA.

Leo dan Vendra berada di posisi terdepan, mereka saling bertatapan lalu menganggukkan kepalanya, mereka menaikkan kedua bendera yang mereka bangga-banggakan.

Posisi mobil para Ayah dari RASCARA, berada di posisi belakang, karena VERGOSA dan RASCARA akan memimpin jalan.

"VERGOSA! RASCARA! MAJU!" Teriak Leo dan Vendra bersamaan. Lalu terdengar banyak deruman motor yang membelah jalan Jakarta.

Orang-orang yang berada di pinggir jalan pun tidak ada yang berani untuk berjalan. Mereka semua berhenti berjalan untuk melihat adanya 2 geng motor yang membelah jalan Jakarta pada malam ini. Mobil-mobil yang tadinya bersautan klakson menjadi sunyi senyap, hanya ada suara deruman motor. Karena mereka takut bila mereka membunyikan klakson sedikit saja, maka mereka akan terancam nyawanya.

Para polisi pun tidak ada yang melarang mereka karena memang geng VERGOSA adalah geng yang baik, tidak meresahkan warga, selalu saling membantu.

Membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di pekarangan Mansion milik Gana. Mereka semua pun turun dari sana dan mulai merusuh di depan gerbang milik Mansion Gana.

Mereka mendorong gerbang Gana yang jauh lebih besar dari mereka.

"WOI BANCI! KELUAR LO!" Teriak Ares dengan lantang, berusaha untuk mengeluarkan Gana dari kandang.

Terlihat beberapa bawahan Gana mulai keluar satu persatu, mereka semua memakai senjata, senjata api maupun senjata tajam.

Saat melihat hal itu Wawa menelan air liurnya karena pendiriannya lumayan goyah karena terdapat senjata api.

Setelah beberapa menit gerbang Mansion milik Gana pun terjatuh. Dan para anggota inti maupun anggota VERGOSA mulai berdiri dan menatap bawahan Gana dengan tajam.

"PAKE TANGAN KOSONG KALO BERANI!" Teriak Markus.

"MASA UDAH TUA MASI PAKE SENJATA! KITA AJA GAPAKE SENJATA! BERARTI LO SEMUA BANCI ANJING!" Teriak Wil dengan lantang.

Para bawahan Gana pun sudah mulai geram dengan sifat anggota VERGOSA. Anggota RASCARA hanya berdiri di belakang inti VERGOSA. Karena tugas mereka--membebaskan Lia. Biarkan para anggota VERGOSA yang bertarung.

"Dih! Digituin aje baper! Jangan-jangan kalo abis berantem nanti nangis ngadu ke Gana lagi! Hilih!" Teriak Niko, sembari tertawa.

"Jangan macam-macam dengan saya bocah kencur! Kalian masih kecil saja sudah menantang kami! Dimana manner kalian!" Teriak ketua dari bawahan Gana. sembari menyunggingkan senyum miring yang tajam.

"Kayaknya kebalik deh. Saya perhatikan lo selalu ngeliat ke arah cewe-cewe dengan mesum!" Akhirnya Vendra membuka suara.

"Saya sudah tidak tahan! Serang!" Para bawahan Gana dan para anggota VERGOSA pun berkelahi.

VERGOSA [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang