SELAMAT MEMBACA!!
JANGAN LUPA VOTE & COMMENT YA!!
****
"RASCA I'M BACK BITCHES!" Sudah sebulan VERGOSA dan RASCA selalu bermain bersama, tidak ada halangan sama sekali. Fretzesi dan Dimagrata benar-benar tidak ada kabar sama sekali, seperti tertelan bumi.
RASCA dan VERGOSA pun sudah menjadi satu. Mereka tidak membeda-bedakan, perempuan atau laki-laki.
"VENDRA JANGAN TERIAK-TERIAK! BRISIK TAU GAK?!" Lia menegur Vendra. Yang baru saja kembali dari mall untuk membeli baju baru. Lia tidak ikut karena Lia tidak terlalu suka berbelanja, apapun itu, ia bukan tipe perempuan yang boros. Melainkan yang rajin menabung. Kalau ditanyakan tabungan Lia berapa. Bisa saja sekarang ia langsung membeli mansion dan apartemen baru untuk diri sendiri. Tetapi Lia tidak mau karena ia lebih baik menyimpan uangnya dari pada membeli sesuatu yang tidak berguna.
"IYA BU BOS! JANGAN MARAH-MARAH ETDAH!" Sekarang Jemina menimpali. Selama sebulan ini, mereka mempelajari bahasa gaul. Agar bisa bercengkrama dengan para anggota VERGOSA dengan mudah.
Yang mengajari mereka pastinya Ya Lia.
"Lia." Eun memberikan Lia suatu barang padahal Lia tidak meminta.
Lia pun menerima barang itu sembari melihat ke arah Eun yang sedang menatap dingin Lia. Lia tidak merasa terintimidasi karena temannya ini memang memiliki sorot mata yang dingin.
Lia membuka barang yang dibelikan oleh Eun, ternyata--tas! Eun membelikan tas yang harganya bisa mencapai miliaran.
"Eun, gue gak minta tas kok. Mahal lagi tasnya." Lia merasa tidak enak dengan Eun. Eun pun hanya menatap tajam Lia. Agar barang tersebut diterima oleh Lia. Lia pun melihat tas itu dengan sayu.
"Yaudah deh. Makasih Eun!" Lia berdiri lalu memeluk Eun. Eun membalas pelukan Lia.
"EH KENAPA ADA SI CUPRIT DISINI?!" Ares berteriak sembari menunjuk ke arah Vendra dengan sorot mata yang sinis.
"TERSERAH GUE LAH MAU DIMANA AJA!" Vendra mencubit lengan Ares sampai-sampai Ares mengaduh kesakitan, karena cubitan seorang Vendra tidak pernah main-main.
"Idiota, selvaggio, senti il mio pizzicotto. Non mi interessa !! Hahahaha!" Ares pun kebingungan karena ia benar-benar tidak tahu apa yang Vendra katakan, para anggota RASCARA pun tertawa sangat kencang karena mereka mengetahui apa artinya.
Vendra pun melepaskan cubitan dahsyatnya. Lalu merapihkan anak rambutnya yang sedikit berantakan.
Setelah itu Vendra menendang tulang kering Ares.
"AH TOLOL! SAKIT ANJENG!" Ares mengaduh kesakitan, tetapi vendra menatap Ares dengan tatapan humor.
"MAMPUS RASAIN LO! LAGIAN MAEN-MAEN SAMA VENDRA!" Jemina mengompori.
"C'est mieux s'ils sortent ensemble. on dirait que ce sera drôle haha!" Ujar Wadarya dengan bahasa Prancis. Ini jadi les bahasa apa gimana si?
"ENAK AJA ENGGAK YA DARYA!" Vendra berteriak menolak perkataan Wadarya. Wadarya pun tertawa kencang sampai-sampai memegangi perutnya yang terasa keram karena terlalu banyak tertawa.
"Ich glaube ich stimme dir zu!" Karina ikut tertawa karena sebenarnya mereka semua sudah taruhan. Kalau misalnya Ares dan Vendra akan saling suka.
Tasya pun tertawa sembari memukul orang yang disebelahnya, dan orang yang disebelahnya itu adalah Juan. Kasihan Juan.
"WOI SAKIT ELAH KETAWA TUH PAKE MULUT JANGAN TANGANNYA JUGA IKUTAN MONYET!" Juan berdiri dan mengusap pundaknya yang terkena pukulan Tasya. Tasya yang mendengar hal itu semakin tertawa. Juan menatap Tasya dengan horror karena, ia tidak ngelawak. Hanya berbicara. Kenapa jadi ketawa makin jadi?
"LA BODO AMAT! BODO AMATLAH! LA BACOT AMAT! BACOT AMATLAH!" Tasya bernyanyi sembari diselingi tawaan.
Juan pun menggelengkan kepalanya karena, sepertinya Tasya harus diperiksa. Tasya gilakah?
"WOI RES DARI PADA GANGGUIN ANAK ORANG MENDINGAN AMA VENDRA! NGELIRIK CEWE LAEN DIKIT LANGSUNG AUTO BACOK!" Ujar Wawa. mendatangi Leo yang sedang tidur di sofa tanpa terganggu sedikitpun. Yang pastinya didekat Lia. Bucin ya susah!
Lia pun melihat jam di handphone nya. Ternyata sudah jam 4 sore. Ia harus membangunkan Leo agar nanti malam Leo tidak bergadang, cukup juga Leo tidur siang, dari jam 1.
"Bee, bangun gih udah jam 4 sore." Lia mengelus rambut Leo dengan lembut. Leo malahan tambah tidur karena elusan Lia sangat lembut.
"Nanti malem gak bisa tidur loh. Ayo bangun." Lia mengecup pipi Leo. Leo yang diperlakukan seperti itu sontak membuka matanya lalu duduk, setelah itu menghadap ke arah Lia.
"Kaget ya aku cium?" Lia pun terkikik geli melihat wajah bangun tidur Leo. menatap Lia dengan tampang polosnya.
"Cium lagi." Leo merajuk pada Lia. memeluk Lia dari samping lalu menaruh kepalanya di leher Lia.
"Geli Yo ih!" Lia menggoyangkan pundaknya agar muka Leo tidak pada lehernya lagi.
Leo pun menjauhkan mukanya lalu bersender di sofa sembari memejamkan matanya--lagi.
Lia menyentil kening Leo dengan keras, Leo pura-pura mengaduh kesakitan. Lia pun merebahkan badannya lalu kepalanya ia taruh di paha Leo.
Leo mengelus surai Lia dengan lembut, lalu Lia mengambil tangan Leo menaruhnya di pipi Lia. mengusapkan pipi Lia ke telapak tangan Leo.
Leo pun mengecup hidung Lia lalu menggigitnya. Sampai hidung Lia merah karena digigit Leo.
"Sakit!" Lia mengusap hidungnya yang digigit Leo. Leo hanya cengengesan karena ia merasa Lia lucu jika sedang merajuk.
Leo lalu mengecup bibir milik Lia. Lia yang diperlakukan seperti itu pastinya mukanya memerah padam.
Seperti sekarang ini. Muka lia sudah seperti kepiting rebus. Karena ulah Leo.
"WOI KALO MAU BUAT KONTEN DEWASA JANGAN DISINI NJIR! MATA GUA DOSA NEH!" Ares berteriak sangat kencang. Membuat orang-orang yang berada di Markas RASCARA itu menjadi tertawa semua.
"AHAHAHAHAHA! LAWAK EGO RES! LO AJA SERING NONTON KAN?! LINK BIRU DAPET DARI FARHAN!" Farhan adalah anggota inti milik Markus yang berada di SMA Angkasa.
"EHHH! TAU AJE LO WA!" Wawa dan Ares pun tertawa bersamaan.
"Bagi dong link-nya gila. Gak bagi-bagi anjrit!" Ujar Hanata. Mereka pun saling pandang, perempuan satu ini bar-bar juga.
Wil pun mendatangi Hanata lalu menoyor kepala Hanata dengan lumayan keras.
"GUE GASALAH LIAT KAN?! MATA GUE GABUTA KAN?! WIL NOYOR CEWEK?! HAL YANG SANGAT MUSTAHIL!" Juan pun bertepuk tangan. Karena hal itu adalah hal yang sangat langka.
Leo dan Lia yang melihat hal itu pun ikut tertawa, dan Lia menyenderkan kepalanya di dada bidang milik Leo.
****
Gimana perasaan kalian pas baca part ini?
Maaf ya baru up sekarang :(
Part selanjutnya ada ekhem....rahasia!
Sehat selalu ya!!
Love u all!!
KAMU SEDANG MEMBACA
VERGOSA [COMPLETE]
Teen Fiction[⚠️ADANYA KATA-KATA KASAR YANG TIDAK PATUT DITIRU. DAN JUGA ADEGAN KEKERASAN YANG TIDAK BOLEH DICOBA. MOHON MEMBACA DENGAN BIJAK⚠️] [BUDAYAKAN FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA CERITA PON] VERGOSA. Nama geng motor yang cukup terkenal di kalanga...
![VERGOSA [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/248490331-64-k744922.jpg)