"Kesialan gue karna TA(Titip Absen) dijam pertama, bikin gue jadi tumbal angkatan buat ikut kepanitiaan SERI-A dan harus jadi PJ cabang Basket, yang gue sendiri gak pernah ngerti tentang permainan itu." - Lisa
. Agak sedih sebenarnya lihat jumlah viewernya seratus kali lipat lebih banyak dari jumlah votersnya T-T tapi yaudah, ini gue persembahkan buat pembaca yang setia vote sekaligus komentar dan setia nungguin.
Gue hanya minta toling divote itu biar cerita gue bisa dibaca sama lebih banyak orang lagi (kalo memang cerita gue layak aja)
Special 9.8K followers for me 😭 Hak nyangka aja bisa segini jumlahnya ditempat yang isinya sampah semua. Makasih ya buat kamu yang setia follow no matters what happens sejak gue belum punya follower sebanyak ini. Dan terutama yang tetap follow dan gak unfoll meski gue gak jelas sering kali ❤️
3700+ word special 9.8k.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kamu udah beli kado?" Obrolan pertama yang dimulai sama Jeffrey sejak dia sama Lisa duduk didalam mobil, dan sejak keduanya menjauh dari rumah dengan mobil unyu-unyu punya mama Mahendra.
Lisa menoleh sekilas ke Jeffrey yang terlihat serius menyetir mobil, dan gantengnya jangan lupa. Meski wajahnya hanya kelihatan dengan cahaya dari pantulan lampu jalan. Tapinya sekilas doang Lisa nengok.