#Udah tamat kalau mau baca jangan lupa Vote dan Komen ya. Terima kasih
Menceritakan kisah seorang duda dengan kedua belas anaknya dalam menghadapi kejamnya dunia ini!!
Bakal banyak kisah yang akan muncul di book ini, mulai dari:
- Kisah percintaan
...
Aku akan update kalau di part sebelumnya udah 300 orang yang lihat, dan ternyata part 41 baru tiga hari tembus 300 lebih biasanya gak pernah kek gitu 😂😂
Dan aku inisiatif hari ini update 😂
Hai kalian, makasih banyak ya yang udah mau komen di part sebelumnya, is senang banget lho aku. Sayang kalian banyak-banyak 🙏😆❤
Di part ini ramaikan lagi biar aku cepet updatenya 😂😂😂😂
Oke jangan lupa buat vote Treasure di SMA waktunya gak lama lagi teume ayo gas biar kita bawa pulang piala Roty hehehe 😆
Selamat membaca semuanya 😆
Votenya jangan lupa ❤
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jadi lo ngajak gue cabut dari sekolah cuma pengen beli es campur doang?" Tanya Asahi pada Ryujin yang sedang menikmati es campurnya.
Ryujin mengangguk semangat "Kapan lagi kita kayak gini, lagi jamkos mending dimanfaatin!"
Asahi menatap Ryujin datar "Tapi gue mau bantuin si Axelle buat persiapan festival sekolah Jin"
"Lo kan gak anggota Osis" kata Ryujin santai "Ngapain repot-repot bantuin!"
"Masalahnya yang desain poster itu gue Ryujin" Asahi mencoba sabar
"Heh seriusan lo?" Tanya Ryujin kaget dan Asahi mengangguk "Misalnya gue kena marah lo yang tanggung jawab!" Kata Asahi
Ryujin panik dan diapun buru-buru memakan es campurnya "Balik dah balik, gua gak mau di semprot pak Kyungsoo"
Asahi hanya diam menatap kearah Ryujin yang kini lagi membayar es campurnya "Cepet-cepet, ntar gue diceramahin pak Kyungsoo"
Asahi beranjak dari tempat duduknya lalu mereka berdua kembali menuju sekolah
"Jerico mana Xell?" Tanya Kyungsoo guru Matematika sekaligus pembina Osis "Saya tidak tau pak, tadi bilang-nya mau ke toilet sebentar pak, tapi sampai sekarang belum kembali lagi pak!" Jawab Yedam yang masih sibuk mengecek proposal sebelum di kasih ke pihak sekolah.
Kyungsoo mengedarkan pandangan-nya untuk mencari keberadaan Asahi, tumben-tumbenan laki-laki itu pergi padahal ada tugas yang harus dikerja-kan olehnya.
"Nanti kalau Jerico udah kembali, kasih tau dia buat temui saya di kantor guru" kata Kyungsoo pada Yedam
"Baik pak" balas Yedam lalu Kyungsoo berjalan keluar dari ruang Osis "Yeojin ini ada yang kurang seharusnya dana yang kita perlukan lebih dari ini"