#Udah tamat kalau mau baca jangan lupa Vote dan Komen ya. Terima kasih
Menceritakan kisah seorang duda dengan kedua belas anaknya dalam menghadapi kejamnya dunia ini!!
Bakal banyak kisah yang akan muncul di book ini, mulai dari:
- Kisah percintaan
...
Warning: Guys ini panjang banget ada 3000 kata lebih kalau bosan ikuti langkah yang aku kasih tau di part sebelumnya ya heehehehe
Aku yakin kalian mabok bacanya aku yang ngetik aja mabok, udah ini garing pula lagi
Aku update ini biar bisa santai dan fokus sama part lainnya hehehe
Jadi vote dan komennya jangan lupa
Happy readings guys
***************************************
"Anjim jangan rusuh dulu dong" kesal Haruto ketika melihat Junkyu Jihoon yang sedang begelud
Jadi hari ini duo racun akan memulai syuting pertama mereka, dan mereka berdua pun sepakat untuk syutingnya di ruang keluarga lantai 2 supaya gak ada yang gangguin.
Dan bintang tamu hari ini ada 1. Delvino Jihoon Bagaskhara 2. Delano Yoshi Bagaskhara 3. Devano Junkyu Bagaskhara
Dilihat dari bintang tamu pertama ini mungkin tingkat kedamaian dibawah ambang 0.5% karena Junkyu Jihoon disatukan. Kasihan nih Yoshi pasti dia bakal banyak beristigfar dan bersabar melihat kelakuan kedua kembarannya beserta dua adek kembarnya juga.
"Lama lagi neh mulainya??" Tanya Jihoon yang sudah tak sabar mau syuting
"Besok lo berdua buat konten jurnal Hajeongwoo, entar kita ekspedisi ke pemakaman jeruk purut!" Saran Junkyu
"Elo aja bang, gue mah kagak mau!!" Jawab Haruto karena dia orangnya penakut saran Junkyu tentu saja tak diterima
"Udah ready nih pertanyaannya, udah gue tulis semua" kata Jeongwoo yang baru saja datang dengan sebuah buku ditangan kanannya
"Kenapa gak baca dari hp aja, sok rajin banget lo nulis" kata Haruto
"Suka-suka guelah, bacot aja lo!" Kesal Jeongwoo
"Jadi ini mau syuting vidio QnA?" Tanya Yoshi pada Jeongwoo
"Iyaaaa kak, elo bertiga jawab ye, ntar pertanyaannya kita berdua yang baca. Dari para readers tersayang kita!" kata Jeongwoo dan ketiga pria seumuran itu lantas mengangguk
"Opening dulu Woo" kata Haruto yang memang bertugas mengatur letak dan posisi kamera untuk syuting, agar bisa menyorot mereka dari segala sisi "Gue hitung sampai tiga, setelah itu lo dulu yang ngomong"
Jeongwo pun lantas mengangguk paham dengan perkataan Haruto
"Satu.."
"Dua.."
"Tiga.." semua kamera menyala untuk merekam kegiatan mereka semuanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.