BAB 17

3.3K 858 162
                                        

"Ashton Woo," katanya memperkenalkan diri sendiri kepada Reagan Tanaka. Ashton tidak mengenal Reagan Tanaka sebagai ayah Haru Tanaka sebelumnya, tapi sebagai pebisnis yang terkenal sangat pandai dalam mengakuisisi perusahaan-perusahaan. Hari ini ketika ia bertemu dengan Reagan Tanaka, Ashton mengerti kenapa pria itu sangat berkuasa dan dapat menghancurkan perusahaan manapun yang menurutnya tidak menguntungkan.

"Ashton," kata Reagan. "Please sit," kata pria itu meminta Ashton untuk duduk berhadap-hadapan dengannya. Tanaka Capital memiliki gedung baru di Gwanghamun membuat perusahaan Reagan Tanaka menjadi salah satu perusahaan terbesar di Korea Selatan tahun ini. Ruang kerja Reagan yang berada di lantai paling atas gedung tersebut memiliki pemandangan seluruh kota yang sangat indah.

"Sir," Ashton menunduk dan melepaskan kancing jasnya sebelum duduk.

"What can I do for you?" tanya Reagan yang tidak berbasa-basi dengannya.

Ashton tersenyum kecil, "Anda tahu kalau anak Anda bekerja untuk CWBS, Sir?"

"Ya, untuk program Six Brothers," kata Reagan Tanaka. "Apa Haru telah membuat masalah sehingga hari ini Ashton Woo—chairman Woo Group datang hari ini menemuiku?"

Ashton menggeleng-gelengkan kepalanya, dan tersenyum, "Tidak. In contrary Sir."

"Oh, ya?" kali ini Ashton mendapatkan seluruh perhatian Reagan Tanaka.

"Saya ingin menjual CWBS kepada Anda."

"The number one national television of South Korea will be sold to me?"

"Ya."

"Under what circumstances?" tanya Reagan Tanaka.

"I want you to control my brother, Sir," kata Ashton. "Lagipula Anda akan tetap membeli CWBS bukan? Offshore company Anda, Media Gate Incorporate telah memulai proses evaluasi saya dengar."

Reagan Tanaka mengangguk, "You're good Ashton. Ya, saya berencana untuk membeli CWBS untuk anak saya Haru Tanaka. Untuk apa ia memiliki satu persen sahama Tanaka Capital kalau ia masih bekerja sebagai asisten produser untuk CWBS. I want her to own CWBS. Anda tahu alasan saya menginginkan CWBS, tapi saya tidak mengerti alasan Anda. Kenapa saya harus mengontrol adik Anda?"

Ashton membalas, "Selama ini Jackson berpikir ia bisa mendapatkan segalanya. Posisinya sebagai direktur utama CWBS adalah hukuman dari ayah kami Raphael Woo. Tapi ia menganggapnya sebagai permainan. Ia ingin saya memecatnya dan berusaha untuk melakukan segala hal untuk itu."

Reagan mengerutkan dahinya, "Kalau begitu kenapa tidak melepaskannya saja?"

"Tidak, ayah kami ingin Jackson di posisi tersebut."

"Dan kalau saya membeli CWBS dan memecatnya bagaimana?"

"Under what circumstances you asked just now—dalam satu kondisi Sir, Jackson Woo tetap menjabat sebagai direktur utama dan Anda harus mendidiknya."

Reagan kembali mengerutkan dahinya, "Anda melepaskan perusahaan media terbesar di Korea Selatan hanya untuk memberikan adik Anda pelajaran bagaimana cara menjadi direktur utama dan Anda meminta saya untuk mengajari dan mengontrolnya?"

"Ya," jawab Ashton.

"Bukan alasan itu saya membeli CWBS."

"Kalau begitu tidak akan pernah saya menjual CWBS," jawab Ashton.

Dengan senyum sombong Reagan berkata, "Tidak ada satupun perusahaan yang gagal saya akuisisi, Ashton."

"CWBS hanya akan dijual dengan Jackson Woo sebagai direktur utama, Sir. Just out of curiousity, kenapa tiba-tiba anak Anda tertarik menjadi asisten produser? Haru Tanaka bisa saja membuat CWBS atau lebih. Kenapa?"

"Kenapa?" tanya Reagan kembali kepada Ashton untuk mengulur waktu. "Kenapa adalah pertanyaan yang aku ingin tahu juga. Menurut istriku Haru ingin bekerja sebagai asisten produser di CWBS karena satu alasan saja."

"..."

"..."

"Han Seon-Ho," Reagan Tanaka berkata.

Ashton menyipitkan matanya, "Han Seon-Ho? Aktor yang sedang terkenal itu? Hmm, ia adalah anggota Six Brothers."

"Ya."

"Haru fans Seon-Ho?"

"Lebih dari itu," jawab Reagan.

"Perusahaan kami melarang artis dan staf untuk berpacaran."

"Bukan seperti itu, Ashton."

Ashton kali ini menyipitkan matanya. "Kalau begitu apalagi alasannya?"

"Haru terlahir buta, Ashton. Selama hidupnya sampai usianya beranjak sembilan belas tahun, ia tidak bisa melihat. Lalu satu hari ia mengatakan kepadaku dan ibunya kalau ia ingin melihat."

"Dan Han Seon-Ho adalah orang yang membuatnya ingin melihat?"

"Ya."

Ashton Woo terlihat sangat bingung, "Apa Haru Tanaka mencintainya?"

"You don't get it don't you—it's him that made her want to see. To live."

Untuk kali pertama Ashton Woo sangat penasaran dengan seorang sosok bernama Han Seon-Ho. "Pahlawan tidak ada yang sempurna, Sir."

"Tapi Han Seon-Ho adalah pahlawan Haru, sempurna atau tidak."

Ashton ingin mencari tahu. Ia ingin mencari tahu apa yang pria itu lakukan kepada Haru Tanaka. Tapi sekarang, mungkin ia harus pergi ke Ulleungdo dan mengikuti jejak adiknya Jackson Woo. Kalau Jackson ingin mengejar Haru Tanaka, Ashton merasa penasaran untuk mencari tahu apa yang membuat Han Seon-Ho pahlawan wanita itu.

"Sir, saya harus pergi ke Ulleungdo dan Dokdo hari ini."

"Haru berada di Ulleungdo sekarang."

"Ya, rasa penasaran saya sekarang bertambah terhadap anak Anda."

Reagan tersenyum, "Kejujuran Anda, saya suka." 

On-Air | #Love No. 1Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang