Part 14

34 21 30
                                    

•

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ngga hehe"

"Yaudah ayok" ajak ziza sambil memegang tangan fikri

Antrian panjang membuat Igho merasa bosan, ia dengan sengaja menjahili ziza. Mencubit hidung, memegang tangan, memainkan rambut, mengusap kepala, merangkul pundak ziza. Sedangkan ziza yang dijahili hanya bisa pasrah.  Tak lama kemudian makanan yang di pesan sudah siap, lalu ia dan igho kembali ke meja makan beserta nampan makanan dan minuman yang dibawanya bersama adek kelas yang diminta untuk membantunya.

"Ma..."

Ziza diam melihat calon pacarnya serta sahabatnya yang sedang bercanda ria hingga orang pasti berfikir bahwa mereka adalah sepasang kekasih.

"Ehh za, ini ga kaya yang kamu pikirkan ko" jelas Lisa sedangkan Gibran hanya memasang muka dongkol

"Iya Lisa, lagian masa iya aku marah cuma karena hal sepele sih" kekehan kecil ziza untuk merubah kecanggungan

Mereka melanjutkan waktu istirahat dengan memakan makanannya, Igho dan Arkan yang selalu memperebutkan ziza, Ziza yang pusing karena ulah dua anak kecil itu, Lisa yang makan dengan memainkan ponselnya, dan terakhir Gibran yang  entah kapan menghabisi baksonya dan sekarang ia tengah bermain game.

***
Diary ku

Senyumnya begitu candu, mengingatnya membahagiakanku, singkat perkenalan telah menjatuhkan ku sedalam-dalamnya.
Jurang cinta ini membuatku terjerumus dalam kebahagiaan..

Ryry...

Salahkah aku jatuh cinta secepat ini?
Bisakah aku memilikinya? Sikapnya yang berubah-ubah kadang membuat ku berfikir apakah dia memiliki perasaan yang sama?

Zyy.

DrtDrtttt!

Ziza pun tersadar dari lamunannya, dia menyimpan bolpoin dan mengambil handphone nya di tas.

"Assalamu'alaikum sayang"

"Wa'alaikumussalam Bun kenapa?"

"Sayang kamu nanti bisa ke butik Fareza 2 bunda ? Nanti soalnya ada yang mau fitting baju, tapi bunda sedikit telat, soalnya bunda mau ketemu klien dulu"  butik Fareza 2 itu berada tak jauh dari sekolahnya, naik angkutan umum sekitar 15 menit sampai, bunda Fatimah memiliki 4 butik Fareza, dan 7 toko kue yang lumayan besar.

USAI [On Going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang