Ch 5 - Dibawah Rintik Hujan

5.5K 527 13
                                        

Taehyung menelusuri pundak kecil wanita seksi didepannya dengan jemarinya yang panjang. Dia mencumbu bibir tipis merah darah itu dengan ganas.

Tangan Taehyung menelusup masuk kedalam mini dress wanita itu, meremas dada wanita pekerja seks komersial tersebut sampai terdengar desahan keras.

Taehyung mendorong wanita itu ke dinding, mengangkat kakinya dan menggendongnya tanpa melepas ciuman panas mereka.

"...Dalam imajinasi liarku, kau mendorongku ke dinding lalu menciumku dengan kasar. Setelah itu, kau menelanjangiku dan mendorong milikmu yang besar masuk kedalam lubangku yang sempit dalam sekali hentakan sampai punggungku terasa sakit menghantam tembok."

Taehyung melepaskan diri dari wanita itu ketika dirinya mengingat kata-kata Jimin.

Wajah terkejutnya membuat Namjoon yang sedang berciuman dengan wanita seksi lain juga menatap bingung ke arah Taehyung.

"Ada apa? Wanita itu tidak memuaskanmu? Apa perlu kucarikan yang lain?" 

Taehyung menggelengkan kepala sebagai jawaban dan Namjoon yang memahami situasi pun menyuruh dua wanita penghibur itu untuk pergi meninggalkan ruangan.

Mereka berdua saat ini berada di ruang privat sebuah klub malam terkenal dan termewah di ibu kota.

Taehyung duduk di sofa sambil memijat pelipisnya, mencoba menghilangkan pusing di kepalanya ketika Namjoon datang mendekat dan duduk disampingnya.

"Taehyung?"

Namjoon khawatir melihat kondisi temannya itu.

Ini semua karena Jimin dan imajinasi liarnya yang terus menghantui Taehyung. Dia bahkan tidak bisa fokus bekerja sejak beberapa hari yang lalu.

Taehyung tidak mengerti kenapa dia bisa dengan mudah terganggu hanya karena omongan anak kecil. Dia merasa dirinya menjadi orang lain, Taehyung tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya.

"Kau tahu, Namjoon? Ada seseorang yang memberitahuku imajinasi liarnya bersamaku dan itu membuatku tidak fokus sekarang."

Ungkap Taehyung yang memang selalu mengatakan semua keluh kesahnya pada Namjoon.

Namjoon mengernyitkan dahinya, berpikir sejenak dan mencari jawaban yang paling tepat.

"Mungkin kau jadi penasaran dan ingin bercinta juga dengannya. Lakukan saja, Taehyung. Kau ini laki-laki dewasa dan dia juga menginginkanmu. Siapa tahu dia bisa jadi ibu baru untuk Jungkook."

Namjoon tidak mendapatkan cerita lengkapnya tentang siapa orang yang sedang Taehyung bicarakan, makanya dia menjawab seperti itu.

"Jangan gila, dia masih dibawah umur."

Taehyung bersandar pada kepala sofa empuk setelah menghabiskan minumannya.

Taehyung tidak mabuk, dia minum sedikit minuman keras hanya untuk menghilangkan penat dan menghibur dirinya sendiri.

"Justru anak yang dibawah umur lebih menantang. Kau bisa mengajarkannya banyak gaya dan memanfaatkan kepolosannya. Lubangnya juga pasti masih ketat. Anak gadis memang lebih menggoda, Tae."

Namjoon ini benar-benar orang gila. Dia malah memberi usul yang tidak-tidak. Taehyung geleng-geleng kepala mendengar penjelasan temannya itu.

"Aku tidak bilang dia perempuan."

Ujar Taehyung.

"Jadi maksudmu dia laki-laki? Dan dia masih bawah umur? Jangan bercanda! Kau mabuk ya?"

Namjoon menarik wajah Taehyung, lalu menampar pelan pipi temannya itu. Dia memperhatikan Taehyung dari atas sampai bawah.

Taehyung yang risih pun menepis tangan Namjoon.

[End] OmCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang