Ch 16 - Cinta Lama Bersemi Kembali

4.9K 480 40
                                        

"Hai, apa kabar ?"

Dia kembali, dengan senyum kotak diwajahnya.

"Aku baik-baik saja."

Siapapun tahu Jimin sedang berbohong, dan dia jelas tidak pandai melakukannya.



























Kepulan asap putih diatas kopi panas menari dengan anggun. Lampu redup juga keadaan yang sepi membuat suasana menjadi lebih tenang.

Lalu lintas malam ini tidak terlalu padat, jalanan lebih lenggang dari biasanya mungkin karena orang-orang pulang lebih cepat untuk menyambut esok pagi dan beraktifitas seperti biasanya.

Jimin tidak menyangka bahwa dia akan kembali bertemu dengan orang yang selama ini menetap dalam hatinya. Dan saat ini, mereka bahkan duduk berhadapan dalam keheningan malam dan tatapan rindu yang begitu ketara.

Ketika sentuhan kasih sayang tidak bisa diberikan atau kata-kata penuh cinta sudah tidak bisa diungkapkan, Jimin hanya bisa duduk termenung menatap ke arah lain ketika Taehyung mulai berbicara.

"Aku lega karena kau hidup dengan baik tanpa aku."

Senyum tipis terukir di wajah Taehyung.

Jimin mengangguk pelan, setuju dengan pernyataan Taehyung meski sebenarnya semua itu tidak benar.

"Lalu bagaimana kabarmu, Om? Kuharap Om juga hidup dengan baik tanpa aku."

Jimin ikut tersenyum, meyakinkan Taehyung bahwa semua tampak baik-baik saja.

"Banyak hal yang terjadi padaku sejak aku pergi meninggalkanmu. Aku tidak bisa mengatakan semua baik-baik saja tapi ya kurasa semua berjalan sesuai keinginanku."

Taehyung menyesap kopinya yang mulai menghangat.

Rasa pahit kopi tidak lagi dia rasakan ketika melihat senyuman Jimin. Sudah sangat lama dia tidak melihat senyum manis itu.

Suasana kembali hening, Jimin tidak tahu apalagi yang harus dibicarakan. Pikirannya kosong, padahal sebelumnya dia sudah membuat rentetan panjang pertanyaan yang ingin dia layangkan pada Taehyung.

Tapi kedatangan Taehyung terlalu tiba-tiba baginya.

"Kabar Jungkook bagaimana?"

"Dia baik. Sebentar lagi Jungkook akan menikah. Tunggu saja, dia akan datang padamu dengan surat undangan pernikahannya. Anak itu tumbuh dengan cepat."

Taehyung terkekeh menceritakan soal Jungkook.

"Aku harap dia menikahi orang yang tepat. Aku ikut bahagia mendengar kabar baik itu, Om."

Jimin selalu berdoa yang terbaik untuk Taehyung dan Jungkook. Dia hidup dengan rasa bersalah sejak melihat pertengkaran Taehyung dan Jungkook waktu itu.

Tuhan maha pemurah, Dia mengabulkan doanya. Taehyung datang kembali dengan membawa kabar gembira dan membuat Jimin bisa bernafas lega.

Kini dia paham kenapa hidupnya terasa hampa dan kosong, mungkin itu yang disebut karma besar setelah menghancurkan keluarga orang lain.

"Lima menit lagi kafe ini akan tutup."

Jimin mengecek arlojinya, sudah pukul 21.55 sekarang.

Taehyung mengangguk paham, dia kembali meneguk kopi hangat itu dan menghabiskannya secepat yang dia bisa.

Dia tidak mau Jimin pulang terlambat hanya karena tertahan terlalu lama disini. Taehyung mengerti kalau Jimin harus segera beristirahat, lelaki itu harus kembali bekerja esok hari.

[End] OmCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang