"Lo denger gak kemaren Jeje bawa masuk cewek lagi ke ruang Goler."
Kalimat pertama yang akan mengawali pergibahan disiang bolong ini telah dikumandangkan. Cewek dengan rambut curly itu melotot sejadi-jadinya.
"Siapa anj*ng ceweknya? Dari kelas mana?"
"Gue pengen banget jadi dia aaaaaa kira-kira mereka ngapain aja ya didalem?"
"Ya ngeueu lah apalagi.."
"Heh, mulut lo-"
Plak!
"Sakit setan!" Si cewek pendek itu menggeram ke arah temannya yang duduk disampingnya. Mengusap mulutnya yang barusan kena sebetan sedotan plastik bekas minuman es kepala.
"Lagian gamblang banget tanpa unsur sensor."
"Mana kenceng banget lagi si bego ini ngomongnya." Cewek dengan liptint yang sebagiannya melewati garis bibir, menggeleng-gelengkan kepalanya tak habis pikir.
"Untung kantin udah lumayan sepi."
"Udah udah.. lanjut gengs!"
"Ya kan emang gitu rumornya, cewek yang keluar-masuk ruang Goler pasti udah di unboxing sama Jeje."
"Bisa aja sama temen-temennya."
Satu telunjuk terangkat, lalu digerakkan ke kiri dan ke kanan.
"Gak mungkin, gua denger sendiri dari temen gua. Dia punya temen nah temennya ini punya temen lagi nah-"
"Jadi temen lo apa bukan nih?"
"Bukan, dengerin dulu anj*ng😭"
"Lagian ribet banget itu."
"Pokoknya semua cewek yang dibawa masuk tuh ya emang buat dipake sama Jeje."
"Aaaaaa itu ada pendaftarannya gak sih? Atau kita sendiri yang nawarin diri?"
"Dih LonT."
"Heh inget, lo lebih senior."
"Oiya hehe"
"Lu tau gak sih anak mana aja yang pernah diblebew-slebew sama Jeje?"
"Katanya si Mawar dari IPS II pernah.. tapi jangan bilang-bilang ya!"
"Eh tapi kayaknya kalo dibilang-bilang juga dia gak marah sih, malah keknya bangga gitu.."
"Iyalah secara yang nganunya kan Jeje, Jeongguk Aldebraman. Siapa yang gak mau woy."
"Pasti Jeje mainnya kasar akh!" Si rambut kepang itu menutup wajahnya malu-malu pada perkataannya sendiri.
"Trus pasti dibelakang punggung Jeje banyak cakaran gitu dari kuku si cewek."
"AAaaa kebetulan kuku gue panjang. Ya Tuhan pengen cakar." Mengangkat tangannya seperti sedang mencakar sesuatu.
"Alamat gak bisa jalan ini mah gue nanti xixi"
Dia masih mendengar pergibahan cewek-cewek itu hingga akhir. Membelakangi mereka sehingga tak terlalu mencolok bahwa dirinya ikut mencuri dengar percakapan mereka.
Mulai dari siapa saja daftar nama cewek-cewek incaran Jeje sampai ukuran Mr. D milik Jeje. Semua penuh sorakan dan jeritan histeris saat teman yang satunya melontarkan pendapatnya. Ada yang bilang ukurannya diatas rata-rata, ada yang bilang panjang, ada yang bilang kelap-kelip, ada yang bilang kayak lightsaber manhwa, ada yang bilang macam-macam dan semakin tak masuk diakal.
Entah harus tertawa atau menangis miris, mereka semua tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi di ruangan Goler itu. Ruangan yang dibuat oleh anak-anak dari orangtua penyumbang yayasan terbesar.
Karena orang yang paling tahu kebenarannya, yang menyaksikan dengan kedua matanya dan tepat berada didepannya, adalah dirinya. Betapa menggairahkannya saat Jeje menggagahi mangsanya.
Karena Kim Dwi Teungku lah orang yang selama ini menerima sentuhan diseluruh tubuhnya dari Jeje, si most wanted sekolah.
Cewek-cewek yang masuk ke keruangan itu hanya dijadikan kacung untuk menulis pr atau tugas yang Jeje atau teman-temannya belum sempat atau malas mereka kerjakan.
Jadi tak ada yang tahu jika most wanted dan prince charming yang cewek-cewek idam-idamkan ternyata diam-diam menyukai laki-laki seperti dirinya.
-tamat-
Taehyung as Kim Dwi Teungku
Jeongguk as Jeje
![NYELEWENG [KOOKV]](https://img.wattpad.com/cover/212085668-64-k901023.jpg)