Juyeon menatap Younghoon yang terlihat begitu rapi. Tentu saja, ini adalah hari pernikahan Younghoon dan Changmin.
"Tubuhmu memang proposional ya. Langsing dan tinggi." Juyeon memuji Younghoon. Yang dipuji tersenyum bangga dan menatap sahabatnya itu dengan sombong.
"Ya ini lah aku. Pria tampan dan rupawan dengan banyak kesempurnaan." Ucap Younghoon membanggakan dirinya. Si sahabat hanya menatapnya malas. Sudah biasa dengan tingkah laku seorang Kim Younghoon.
"Ya! Dimana Hyunjoon?" Tanya Younghoon.
"Bersama eomma mu menemui Changmin." Balas Juyeon.
"Eoh!! Bagaimana dengan si perempuan itu? Apa berjalan lancar? Kau sudah bertemu dengannya? Bagaimana dia? Apa bisa masuk dalam tipe idealmu?" Serentetan pertanyaan dari Younghoon membuat Juyeon pening.
"Bisa tanya satu per satu?"
"Eoh? Mian. Bagaimana dengan kelanjutannya?"
"Dia lumayan asik saat kami berbincang melalui pesan. Tapi aku tak tahu bagaimana dia sebenarnya karena belum pernah saling bertemu. Tapi dia tidak masuk dalam tipe ideal ku. Bisa kah aku melepasnya saja?"
"Secepat itu?! Kau saja belum pernah bertemu!!"
"Aku...mulai menyukai seseorang. Sepertinya." Ucap Juyeon tak yakin. Ia memang ragu dengan perasaannya.
"Siapa?! Kau tak ada cerita padaku!!"
"Memang. Terlalu malas bercerita padamu."
"Dasar!"
"Aku pergi dulu." Ucap Juyeon.
"Kemana?"
"Mencari putra ku!" Tanpa menunggu balasan, akhirnya Juyeon keluar dari kamar Younghoon. Ia pergi ke kamar Changmin yang tak jauh dari kamar Younghoon.
"Changmin-ah! Apa Hyunjoon disini?" Tanya Juyeon yang berdiri disela-sela pintu.
"Hyunjoon? Tadi eomma kemari bersamanya. Tapi sahabatku datang dan Hyunjoon sepertinya dekat dengannya jadi mereka pergi entah kemana." Kelas Changmin.
"Siapa sahabatmu?! Hyunjoon tak pernah dekat dengan siapapun selain sahabatku dan kekasih Eric!" Juyeon mulai merasa panik.
"Hmm? Tapi mereka terlihat sangat dekat tadi. Carilah ditaman atau dihall! Pergilah Juyeon aku akan bersiap!!"
"Eoh?! Panggil aku hyung!!"
"Ahh baiklah!! Cepat pergi hyung!!"
Juyeon pun menutup rapat pintu dan berjalan pergi tergesa-gesa. Takut akan suatu hal yang terjadi pada Hyunjoon.
Mula-mula ia mencari ditaman. Tapi disana tak ada keberadaan Hyunjoon. Lalu ia bertemu dengan ibu Kim, alias ibu Younghoon. Beliau bilang bertemu Hyunjoon dihall sedang bersama sahabat Changmin.
Juyeon pun berjalan pergi menuju hall. Syukur ia menemukan Hyunjoon tengah makan sebuah cupcake krim strawbery diatasnya. Ia mempercepat langkahnya.
"Hyunjoon-ah."
Langkah Juyeon terhenti saat seseorang memanggil nama Hyunjoon. Jantungnya berpacu lebih cepat dari biasanya. Matanya terpaku pada pesona pria yang bersama Hyunjoon. Terlihat sangat manis dan tampan dimata Juyeon.
"Uncle Jae! Coba ini!" Hyunjoon menyodorkan cupcake yang sudah tergigit separuh olehnya. Juyeon ikut tersenyum kala melihat Hyunjae tersenyum.
Bukan kah peluangnya mendekati si dokter tampan ini semakin mudah, jika Hyunjae saja sudah begitu dekat dengan putranya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mistakes || JUJAE
FanfictionSebuah kesalahan besar yang Juyeon lakukan dimalam itu. Entah sampai kapan ia tak menemukan siapa ibu dari putranya. Masa lalu yang terus terbayang dan masa depan yang belum terencana untuknya. ☽♥︎☽♥︎ [SLOW UPDATE] Warning-!!⚠️⚠️ bxb•mpreg•yaoi•cr...
