CHAPTER 13

44 4 2
                                        

Arka pov

Pagi ini gue sampai sekolah tepat pukul 8 pagi. Gue yang notabene termasuk anak teladan 2 minggu terakhir  selalu mentelatkan diri. Iya gue sengaja telat supaya nggak ketemu murid-murid di koridor sekolah.

Alasannya karna gue nggak mau denger berbagai gosip yang tersebar belakangan ini,penyebab gosip nya yaitu si anak baru. Nggak apa-apa kalo dia dikelas 10 atau 11,tapi dia pindah di kelas 12? Tidak masuk akal bukan

Selama sekolah Galaxy berdiri pengurusnya nggak akan pernah terima anak pindahan saat sudah kelas 12. Tapi si anak baru?? Gue nggak tau dia siapa dan anaknya siapa sampe bisa lolos masuk sekolah sini

Dan dari situ banyak gosip tersebar,gue nggak mau sebutin satu-satu inti gosip nya buruk semua. Dan yang pernah gue denger sendiri dari murid yang sering gosip itu kalo si anak baru anak Ayah gue dari wanita simpanan. Apa mungkin gue nggak marah?

Sejak saat itu gue pergi sekolah seenaknya aja,bahkan gue pernah pergi jam 9. Seperti ucapan murid disini,enaknya jadi anak pemilik sekolah dan itu gue wujudkan saat ini.

Gue menuju kelas dengan santai,bener kan kata gue koridor udah sepi jam segini. Sampai dikelas ternyata udah ada guru yang masuk dan...

"Arka?? Kamu baru datang??" Heran ibu Arumi
"Iya" jawab gue seraya duduk dan membuat seisi kelas bengong dengan sikap gue yang mungkin dibilang nggak sopan.

Terlihat bu Arumi menghela nafas lalu melanjutkan pelajaran. Zafran menyikut gue

" istirahat ke rooftop" ujar nya masih memperhatikan bu Arumi

Skip>

" lu kenapa Ka?" Tanya Raka setibanya di rooftop

"Gue nggak suka lo kayak gini" timpa Zafran

"..." gue diem

" lo boleh kek gini sama kita, tapi nggak kalo sama guru lain cerita " Dheo buka suara

"Inget kan nakal boleh kurang ajar jangan." Sambung Dheo

Gue menghela nafas panjang
" okay,gue minta maaf karna sikap gue belakangan ini. Tapi gue beneran males banget sekarang,males pergi sekolah,males belajar ,males ngomong, males untuk semua nya"jelas gue

" bisa kan lo paksain dulu males lo? Males lo nggak tepat Ka. Males lo bisa jadi boomerang bagi lo sendiri nanti dan sebentar lagi kita mau ujian juga" Zafran membalas omongan gue,setelahnya sunyi hanya terdengar riuh suara murid dibawah

"Lo kayak gini gara-gara anak baru?" Tanya Dheo tiba-tiba

"Nggak"jawab gue cepat

" karna gosip anak baru?" Tanya Raka dan gue diam berpikir

" benerkan omongan gue"

Dheo dan Zafran melihat gue dengan dengusan

"Sejak kapan lo mikirin gosip? " Tanya Zafran

"Lo bukan Arka kalo bener kek gitu" Dheo menambahi

"Gue udah bilangkan tadi,gue cuma lagi males dengan semuanya" tegas Gue

"Ohh okay,gue juga lagi males temenan sama lo" ucap Raka dengan menekan kata males seraya pergi

"Payah lo Arka" Dheo menyusul Raka

" jangan egois Ka,lo murid teladan disini dan jangan lupa kalo lo anak pemilik sekolah. Oh jangan lupa juga kalo lo udah ngulangin kesalahan yang sama dan minta maaf kesekian kalinya,lo sebaiknya tata emosi dengan bener dulu Ka. Atur fikiran lo  " ujar Zafran lalu meninggalkan gue sendirian yang terpaku diam memikirkan omongan sahabat gue

CHANGE : Cila & Arka [ The End ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang