Keesokan hari nya,sekolah dibuat gempar dengan adanya gosip kalau Ayah Fara aka Om Bara di jadikan DPO karna kasus pembunuhan.
semua terkejut mendengar gosip yang memang belum terbukti termasuk Cila. Arka dan teman-teman nya pun ada di kelas 12B berkumpul
"secepat ini kejadian nya" Arka heran
"kemarin kita ketemu kok sekarang udah ilang aja tu om Bara"celetuk Dheo
"kalian liat papa Fara?" sahut Rendi yang ikut duduk di samping Raka
"iya,emang kenapa?"
"Itu bukan gosip guys,korban nya ditemuin kok" ucap Ghea yang membaca headline news di layar Handphone nya
"liat nih" Ghea memperlihatkan layar Handphone dengan Dheo
"hah!!" teriak mereka kompak
setelah bergantian membaca berita hangat tersebut dibuat terkejut lagi karna korban nya Kak Tian.
"kenapa bisa kayak gini?" heran Arka
"guys dengerin!" Rara, sekretaris kelas mengintrupsi saat masuk kelas
"eh kalian ngapain disini?" sambung nya setelah melihat Arka dan sahabatnya dikelas
"gak liat lagi duduk? ada apa emang? bilang aja langsung" Zafran balik tanya
"sanss Zafran,gue nanya jangan sewot" ujar Rara
"dengerin! guru lagi rapat dadakan jadi jam kosong tapi dimohon kondusif,sama katanya tanggal libur di mundurin" lanjut nya yang sudah menjadi pusat perhatian
"imbas nya ke kita nih" celetuk salah satu murid di kelas
"yahh mau gimana lagi" Rendi ikut pasrah
"oh sama event tahunan juga di mundurin" tambah Rara seraya berjalan menuju meja nya
"what?!"
"yahh" riuh seketika menambah
"gue masih merinding kalo orang kemarin kita liat udah gak bernyawa" Raka buka suara setelah bergeming cukup lama
" serius kalian liat korban nya?" suara Rendi yang cukup besar membuat murid kelas mendekat ke tempat duduk Cila
"iya tapi masih hidup lah Ren"
"om Bara bilang dia kakak Fara" sambung Dheo
"hah? bukan nya kakak Fara udah meninggal ya?" celetuk Rara mendekat
"lah tau darimana Ra?" Vio heran
"ya karna gue tau lah secara sekolah dari dasar sampe sekarang satu sekolah terus"
"kakak nya meninggal waktu dia kelas 2 SMP kalo gak salah " sambungnya
"terus kak Tian siapa nya?" Cila bingung sendiri
"mungkin kakak angkat dia"jawab Arka santai namun sebenernya masih terkejut
"Fara juga gak keliatan belakangan ini" ujar Zafran
"bener,ujian kemarin cuma ikut 3 hari setelahnya gak tau kemana" Dewa menimpali
" udah udah mikirin ini terus bikin laper,mau ke kantin gak?" teriak Ghea frustasi yang membuat diam seluruh murid di kelas karna takut mengira Ghea marah
"gue nanya mau ke kantin gak?"
"iya bawel ,ayoklah " Dheo beranjak lalu
"cieee cieee" riuh sorakan setelahnya tak dapat dihindari
"kalian pacaran? Dheo lo kasih apaan sama cewek terseram di kelas ini " canda Dewa
"gue tonjok juga lo Dewa!!" kesal Ghea yang ditanggapi banyak gelak tawa
"Ghea lucu juga ya" Pricil berhenti tertawa
"sil lo parah sih ikut ketawa" Ghea menunjuk Pricil
"gue baru ngerasain hidupnya kelas ini" celetuk Rendi membuat sepersekian detik terharu
"iya gue juga" Raka ikut berdiri menepuk pundak Rendi
"kelas lo dimana woy" teriak Rendi
"ehh seru kali ya kelas kita gabung"ide Zafran
"gue laper banget ini gak main-main" Ghea sedari tadi berdiri di samping Dheo yang sudah bersungut
"ayoklah ke kantin! gue traktir" Arka berdiri lalu mengajak Cila,2 langkah kemudian berhenti
"kenapa kalian?, gak mau?, yakin??" tanya Arka lagi karna teman kelas Cila kompak diam tercengang
"mau lah woy,gass lahh"
"gilakk ditraktir Raidan kapan lagi"
"pajak jadian kayaknya nihh"
"Raidan Pricil jaya jaya jaya" seruan yang tak berhenti sampai mengundang perhatian kelas lain
KAMU SEDANG MEMBACA
CHANGE : Cila & Arka [ The End ]
ChickLitHalo Semuanya🤗 Terima kasih telah klik disini👌 : : : : Sinopsis♤ Sepasang sahabat yang sedari kecil selalu bersama suka maupun duka.Saling melidungi,menyayangi,berbagi cerita. Kerikil-kerikil kecil sering menghalangi jalinan persahabatan tersebut...
![CHANGE : Cila & Arka [ The End ]](https://img.wattpad.com/cover/180733874-64-k703909.jpg)