*Prangg...*
Semua orang terkejut tak terkecuali Fara yang akan menampar si adik kelas,namun berakhir tangannya hanya menggantung di udara.
Arka yang melakukan nya, memecahkan gelas minum Raka yang baru saja habis. Sahabatnya pun tidak percaya bila Arka akan semarah itu.
Arka beranjak dari tempat duduk nya, lalu menghampiri adik kelas yang menjadi korban kemarahan Fara.
"gak perlu takut" ucap Arka pada adik kelas itu.
Namun, si adik kelas tidak dapat membedakan apakah itu kata penenang atau kata ancaman.
Lalu Arka melirik Fara yang sedari tadi terdiam karna aura dingin Arka yang menajam dan membuat seluruh murid disana pun terdiam juga.
"Lo sebagai kakak kelas seharusnya beri contoh yang baik. Nggak dengan cara yang kayak ini,inget lo itu cewek. dan cewek sebenarnya itu nggak pernah kasar " ucap Arka sangat dingin
Dan selanjutnya ia pun mengeluarkan uang dari dompetnya
"Ini, buat ganti baju lo. Jangan ganggu dia lagi" peringat Arka lalu pergi meninggalkan kantin
Semua penghuni kantin membuang nafas lega, karna semenjak Arka memecahkan gelas semuanya berubah terasa mencekam melihat aura sangat dingin dari si most wanted satu itu.
"Ehh si kutub bo'ongin kita lagi, katanya nggak ada duit tapi tadi?? Wahhh paraah sihh" ujar Raka seraya melihat kepergian Arka
"Emang kenapa kalo dia ada duit Ka??" tanya Dheo heran
"Yaa minta teraktir lahh" jawab Raka enteng
"Eehh somplak lu minta gue gampar disini?? Gue pikir lo khawatir sama si Arka" kesal Dheo
"Udah nggak usah berantem, kita susul Arka" perintah zafran lalu beranjak meninggalkan kantin dan tentu saja di ikuti Raka dan Dheo.
###xXx###
Tidak susah untuk mencari Arka jika ada keadaan seperti ini, dipastikan ia berada di rooftop sekolah.
"Cepet banget si Arka ngilang, gue aja ngos-ngosan naik tangga segini" ujar Arka seraya menaiki tangga satu persatu
"Ehh tengil elu nya aja yang lelet, kayak siput lu" ejek Dheo yang sudah berada di pintu rooftop
"Lo berdua kalo mau debat jangan disini, ikut debat capres aja sono. " kesal Zafran yang membuat kedua orang itu mendengus
Setelah berada di rooftop, terlihat Arka yang sedang memandang riuhnya aktivitas siswa di lapangan.
"Woii kutub lu bohongin kita yahh, bilang nggak ada duit ehh ternyata .." cerocos Raka seraya duduk berdampingan dengan Arka disusul Zafran dan Dheo.
Ketiga orang tersebut kompak melihat Arka, orang yang dilihat hanya memandang arah depan dengan tatapan tidak bisa diartikan. Setelah beberapa saat kemudian,
"Ehm, melow lagi kan ayang Arka . " Ujar Zafran memecah keheningan
"Ubah sikap aja ka" tambah Raka
" Damai aja sama masa lalu bro" Dan timpal Dheo
Hening kembali...
" Gue udah berusaha,tapi nggak bisa" ujar Arka akhirnya seraya membenarkan posisi duduk nya
" Berarti Lo nggak beneran marah sama dia ,gitu aja ribet " ucap Raka blak-blakan
KAMU SEDANG MEMBACA
CHANGE : Cila & Arka [ The End ]
ChickLitHalo Semuanya🤗 Terima kasih telah klik disini👌 : : : : Sinopsis♤ Sepasang sahabat yang sedari kecil selalu bersama suka maupun duka.Saling melidungi,menyayangi,berbagi cerita. Kerikil-kerikil kecil sering menghalangi jalinan persahabatan tersebut...
![CHANGE : Cila & Arka [ The End ]](https://img.wattpad.com/cover/180733874-64-k703909.jpg)