CHAPTER 32

20 1 0
                                        

Cila pov

Hari ini gue gak masuk sekolah lagi,entah gimana nanti hasil nilai ujian pertama gue. tapi kalo maksa ikut juga gue gak sanggup karna dengan mata sembab parah gini, sedikit pusing ditambah belum belajar.

Udah jam 12 siang,berarti sekolah juga udah pulang kalo ujian. Arka udah pulang belum ya? tiba-tiba gue mau ketemu dia

Setelah berpikir berulang kali,akhirnya gue memutuskan mau menghampiri Arka ke apartemen sebelah. gue udah memakai jaket dan kacamata tentunya buat nutupin sembap,saat menunggu lift terbuka gue melihat sandal yang gak gue ganti dulu sampai akhirnya-

"Cila?"
"hem?" gue menyahut dan melihat ke arah yang manggil lalu menunduk lagi

Arka ngapain disini bawa temen-temen nya segala,
"mau kemana?"tanya Arka
"gak jadi" gue melangkah kembali ke apartemen
"laper?" tanya dia lagi
"ngggak"
"terus mau kemana?"

"kamu mau kemana?" gue tanya Arka
"balik ke apartemen lah" jawabnya
"kamu pindah jadi tetangga aku?" Arka pindah? untung belum kesana tadi

"aku sebenernya udah lama disini tapi pindah karna apartemen nya luas banget buat aku sendiri jadi-"
"iya intinya kamu pindah kesini" potong gue lalu masuk
Dibalik pintu,gue mengatur nafas yang gak tau kenapa deg-deg an ketemu Arka tadi. apa karna semalem? tapi gak macem-macem kok

'Cil lo tadi kan mau ketemu? kenapa lo masuk?' otak gue memulai
'iya ya? kenapa gue masuk?'
'karna ada temen nya,lo mau nya sama Arka aja'

"Ahh bodo amat" gue mengusir pikiran-pikiran yang ada dikepala
"tapi mau ngapain lagi buat gak nangis"
"masak? gak ada bahan"
"ke kamar aja deh,belajar"

akhirnya gue kembali kamar melepas jaket dan kacamata hitam lalu mengambil buku pelajaran untuk dipahami.

beberapa waktu berlalu ,sudah 3 materi yang gue pelajari. lumayan masuk ke otak materi nya, sampai terdengar bunyi bel gue berhenti dan turun untuk membuka pintu.

clik..

"eh mbk Chika?"
"Halo nona Pricil,ini ada makanan dari Arka" mbk Chika menyapa lalu menyerahkan kantong cukup besar ke gue

"eh?" gue bingung
"dimakan lho dari ayang nya hehehe,mbk nganter itu aja sil. permisi ya" pamit mbk Chika
"makasih mbk" gue masuk kembali dan melihat isi dalam kantong yang ternyata makanan cepat saji.

Gue menaruh kantong di meja tamu dan menuju dapur untuk ambil alat makan tapi samar-samar gue denger bunyi dari arah pintu utama.

'ah salah denger kali' batin gue

Saat mau kembali ke ruang tamu,bunyi pintu terbuka sangat jelas terdengar yang membuat gue langsung bersembunyi dibalik Pantry.

'siapa orang itu?' gue berusaha menormalkan nafas karna sudah tidak teratur

"nona kecil?" panggil orang yang semakin jelas
" apa diatas?" ucapnya dan gue menghela nafas namun
"dan ternyata disini kamu nona kecil" orang itu sudah tepat didepan gue

"ka-kamu siapa?!" gue bergerak menjauhi orang yang memakai jaket,topi dan masker serba hitam itu
"pergi!" seru gue berjalan mundur kearah ruang tamu

"nona tenanglah,saya disini hanya ingin mengambil sesuatu. kau bisa duduk saja" ucap orang tersebut,dia laki-laki¿
"katakan dimana berkas yang diberi orangtua mu?"
"aku gak tau apa itu,jadi pergi darisini"

"berikan selagi aku baik nona" ucapnya seraya melihat sekeliling
"aku sudah bilang nggak tau! aku mohon kamu pergi" pinta gue
"baiklah,aku akan mencari sendiri!" orang itu mulai mencari dengan brutal,menjatuhkan barang dan melempar sembarangan.

CHANGE : Cila & Arka [ The End ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang