Author pov
Cila keluar dari apartemen menuju lift dengan keadaan menangis juga kesal karna perkataan dari Arka tadi. setelah lift terbuka Cila langsung masuk dan ingin pulang secepatnya.
Sedangkan Arka yang masih mengumpati diri nya sendiri ikut keluar untuk menyusul Cila yang ternyata sudah tidak terlihat jejak nya.
Arka segera menuju lift,sedikit lama menunggu akhirnya pintu lift pun terbuka dan Arka langsung menuju ke lantai satu. Sesampainya disana Arka mencari Cila kesana kemari tetapi tetap saja nihil.
" Arka lo bukan manusia" gumam Arka kesal sendiri
Cila yang dicari Arka sudah berada di Apartemen milik nya sendiri,Cila menyadari kalau tempat ini sama seperti yang dilewatinya pagi tadi. jadi tidak perlu bingung untuk kembali ke Apartemen.
Cila menjatuhkan tubuh di ranjang lalu menumpahkan tangisannya. Dia tidak mengira kalau Arka akan berkata seperti itu pada dirinya.Cila tidak tau kalau sekolahnya merupakan sekolah dari Ayah Arka. Rasanya dia ingin pergi dari sini
Disisi lain Ghea dan sahabat Arka masing-masing sedang khawatir dengan orang yang diharapkan datang sedari pagi tadi. Sudah mau habis jam sekolah,tidak ada tanda-tanda kemuculan Cila dan Arka. Guru pun bertanya kemana mereka pergi.
Ghea berusaha menelfon Cila lagi,yang tak terhitung lagi melakukan panggilan ke Cila hari ini. Cila hanya diizinkan sampai jam 8,kenapa belum pulang, apa terjadi sesuatu? pikir Ghea
Tidak berbeda dengan Ghea,sahabat Arka pun berkali-kali menelfon Arka karna tidak ada kabar lagi setelah tadi pagi mereka chat grup kalau Arka akan segera menuju ke sekolah.
Bel sekolah berbunyi dan para murid segera bergegas keluar kelas untuk pulang atau melanjutkan kelas tambahan mereka. Seharusnya Ghea ada kelas tambahan hari ini,namun di batalkan karna ingin mencari Cila.
Ghea mengemasi barangnya dan barang Cila. Lalu bergegas keluar kelas namun dia bertemu dengan sahabat Arka di koridor. Sahabat Arka melihat Ghea keluar kelas dengan membawa dua tas di bahu kanan dan kiri mengernyitkan dahi
"Kenapa lo liatin gue kek gitu" ucap Ghea
"ehh sanss dong,kagak usah ngegas" sahut Raka
"lo ngapain bawa dua tas? " tanya Zafran
"yang ini bukan punya gue,tapi punya pricil" jawab Ghea seraya menunjukkan tas sebelah kanan nya
" terus mana si Pricil?" tanya Dheo
"banyak tanya banget sih kalian,minggir sana. gue mau cari dia makanya ini" ujar Ghea
"tunggu tunggu,siapa nama temen lo? Pricil? gue rasa nggak ada nama Pricil di kelas lo deh" perkataan Raka berhasil membuat dia sendiri berfikir karna memang selama dia bersosialisasi di sekolah tidak ada nama seperti itu
" terus lo kira gue punya temen gaib gitu? lo tuh yang sok tau,kenal juga nggak" kesal Ghea
"gue gak ngomong gitu,lo yang menyimpulkan. serius gue,apa jangan-jangan dia si anak baru??" Raka menyadari
"iya,puas! udah sana minggir ihh" Ghea sudah kesal karna jalan nya dihalangi oleh ketiga sahabat Arka
" bentar bentar,mau tanya" Dheo menarik lengan
"apalagi sihh,lepasin tangan lo!" geram Ghea
"eh sorry, tadi nama temen lo itu Pricil kan yang si anak baru itu,kalo boleh tau nama panjang nya siapa?" Dheo mengutarakan pertanyaan yang sedari tadi di fikiran nya. Zafran dan Raka seketika melihat ke arah Dheo bingung
"Pricilla...Anggun..--" jawab Ghea secara perlahan
"Pratiwi Nugraha ?" sambung Dheo
"eh namanya Pricilla Anggun aja,ngga ada--" Ghea berhenti bicara saat sadar kalau sebenarnya Cila itu memiliki nama dengan 4 kata. Ghea tidak memperhatikan itu,kenapa Cila hanya perkenalan dengan nama itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
CHANGE : Cila & Arka [ The End ]
ChickLitHalo Semuanya🤗 Terima kasih telah klik disini👌 : : : : Sinopsis♤ Sepasang sahabat yang sedari kecil selalu bersama suka maupun duka.Saling melidungi,menyayangi,berbagi cerita. Kerikil-kerikil kecil sering menghalangi jalinan persahabatan tersebut...
![CHANGE : Cila & Arka [ The End ]](https://img.wattpad.com/cover/180733874-64-k703909.jpg)