Setelah pelajaran Bu Tuti habis,kebetulan ada rapat untuk Event tahunan sekolah oleh guru dan para anggota OSIS hari ini. jadinya nggak ada yang belajar.
"mom, si kulkas nggak ada kabar? " tanya Dheo
"nggak ada dibilangin dari tadi" kesel gue karna berulang kali ditanya seperti itu oleh Dheo dan Raka
"ada yang aneh sama Arka belakangan ini,kalian ngerasa gak sih? gila aja mau ujian dia malah males sekolah " heran Raka
" setuju Rak,walaupun dia emang aneh dari dulu tapi aneh dia sekarang beda. Arka gak sampe ninggalin sekolah atau bersikap semena-mena kayak kemarin" tutur Dheo
Gue yang sedari tadi diam hanya untuk mencerna pendapat Raka dan Dheo pun akhirnya bicara
" ya udah biarin si Arka tenangin diri dulu"
"jadi gak nih ke kantin? " tanya gue
"oh jadi dong"
"jadi lah masa nggak" kompak mereka semangat
Kami bertiga beriringan melewati koridor seperti biasa menjadi pusat perhatian para siswi maupun siswa yang menuju ke kantin juga. para siswi tentunya yang banyak histeris karna sangat jarang melihat kami beristirahat di kantin sekolah.
Autor pov
Sampai di kantin ketiga orang itu langsung ambil meja di pojok ruangan
"pesen apa?"
"lah kita mau makan?" Dheo balik tanya
"terus kita mau ngapain kesini kalo gak makan yo?" bingung Zafran
"kan cuma mau liat si anak baru ? " jawaban polos Dheo meluncur
Raka menepuk jidatnya," Prince kalo bisa lo ambil kelas akting juga gih ,jangan jago bela diri terus. gak bisa diajak kompromi jadinya nih anak" kesal Raka
"ohhh pura-pura makan gitu kita disini ceritanya" ucap Dheo
"astaga Dheo,cepetan mau apa?" tanya Zafran lagi
"minum air mineral aja deh,gue belum laper" putus Dheo seraya mengambil Handphone di saku dan Zafran cengo sendiri
"gue juga deh" timpal Raka seraya nyengir menjengkelkan bagi Zafran
"luknut semua" umpat Zafran lalu pergi mengambil air mineral dan tak lama kemudian sudah kembali lagi.
"gimana? ada gak dia nya? " tanya Zafran seraya duduk berhadapan dengan Dheo.
Raka mengedarkan pandangan ke seluruh kantin " tunggu bentar lagi" ucapnya
" kalian yakin dia bakal ke kantin?" tanya gue lagi
"emang kenapa ran? kalo jam istirahat kan biasanya ke kantin ngisi perut. tunggu bentar lagi lah,free juga kita" jawab Dheo
"okee kita tunggu si anak baru,pengen tau gue gimana orangnya" putus Zafran
Mereka bertiga memutuskan mabar game sebentar sambil menunggu Pricil ke kantin?
Cukup lama mereka mabar,akhirnya terdengar bel pertanda istirahat berakahir. namun mereka belum ada tanda-tanda untuk beranjak pergi karna tujuan awal mereka ke kantin belum terpenuhi
"perkiraan gue bener kan? gak bakal dia ke kantin rame kayak gini. udah ah gue mau ke rooftop " ucap Zafran setelah keluar dari game lalu beranjak pergi
"mungkin kita nya aja yang sibuk mabar tadi ran,jadi gak liat. tunggu bentar aja lagi" pinta Dheo lalu menengok seisi kantin yang sudah sedikit sepi.
"bentar lagi nya kapan,gue males banget kalo nunggu gak ada kepastian kayak gini" kesal Zafran
"cailah ran omongan lo" celetuk Raka terkekeh
"bener kata Dheo,tunggu bentar lagi kenapa sih? katanya pengen ta---" omongan Raka terputus karna suara bentakan dari seseorang
Sontak ketiga orang itu melihat pusat keributan dan ternyata..
Pricil pov
Hari ini ternyata ada rapat untuk event tahunan sekolah dan pastinya tidak belajar setelah jam istirahat ini.
Gue tetap berada di kelas meskipun jam Istirahat dimulai. murid kelas gue sudah keluar untuk mengisi perut mereka atau hanya sekedar untuk mengisi waktu bebas hari ini.
Gue sendiri hanya membaca buku di kelas,sendiri. lebih enak sendiri kayak gini,tapi juga kadang pengen punya temen. tau ahh,pusing
"Sil ke kantin yok" ajak Ghea yang tiba-tiba datang dari belakang
"eh bukannya kamu tadi ke kantin ya? " tanya gue
"kata siapa? gue tadi abis ke toilet sakit perut hehehe" jawab Ghea dengan cengiran
" ihh Ghea kenapa di omongin,jorok tau" protes gue
" ayok pricil ke kantin kali ini yaa temenin,laper gue" melas Ghea seraya menarik-narik tangan gue
"udah mau bel Ghe" jawab gue seraya menunjuk jam dinding kelas
" kita kan hari ini free sil,ayoklah ikut. kantin udah sepi kok kalo jam segini" ajak Ghea pantang menyerah
Gue berfikir ikut atau nggak ya? belum pernah ke kantin selama sekola disini eits tapi boong pernah waktu itu sebelum belajar disini
"kelamaan etdah" Ghea menarik tangan gue keluar kelas dan membuat gue sempat kewalahan karna Ghea sedikit berlari
"Ghe gak usah lari" pinta gue
"eh iya iya,sorry sil. lo sih lama mikirnya,keburu busung lapar gue" Ghea melepaskan tangan gue lalu kami berjalan beriringan
kalian pasti tau gimana reaksi murid-murid saat gue keluar kelas,bahkan anak kelas 1 pun tau sama gue. tepatnya gosip gue
"sil gak usah khawatir,ada gue. liat lurus kedepan kayak lo dulu" Ghea tau gue gugup sekarang ini
"okeh" jawab gue singkat
dan selama jalan menuju kantin Ghea mengajak gue ngobrol.
Gue bersyukur banget Ghea masih mau berteman dengan gue dan mau maafin kesalahan gue. im so lucky
Ketika sampai di kantin,Ghea langsung menuju stan makanan dan menyuruh gue mencari meja. bener kata dia,kantin saat ini gak terlalu ramai.
Gue memilih meja dekat jendela yang disekitarnya sepi. langsung aja gue duduk dan merasakan kembali vibe saat makan di kantin sekolah.
Kantin sekolah ternyata luas juga ya setelah dilihat-lihat,gue setia menunggu Ghea yang masih di stan makanan. 5 menit kemudian Ghea menuju meja dengan membawa nampan yang berisi makanan dan gue berdiri mau membantu Ghea tapi sebelum melakukan nya yang terjadi...
" HEH LO TULI BENERAN YA?" serang salah satu siswi yang tentu saja Fara dengan menarik rambut gue kasar dan tarikan itu sangat kuat sampe buat kepala gue pusing
"PRICIL!! " teriak Ghea yang gue denger
" LO GAK USAH IKUT CAMPUR! GUE ADA URUSAN SAMA ORANG YANG GAK TAU MALU INI!! DIPANGGIL DARI TADI SOK TULI LAGI" teriak Fara lagi
"Lepasin far,lo asli gila kalo kayak gini!" Ghea terlihat mendekat ke arah gue dan berusaha melepas cengkraman Fara dari rambut gue
"begitukah?HAHHAHA" Fara tertawa lalu menghempaskan kepala gue yang hampir saja menyentuh lantai kalo nggak ada Ghea yang menahan
" sil lo gakpapa ?? bisa berdiri gak? sakit bagian mana?" cecar Ghea menanyai gue
"gue gila? NGACA dulu dong mbak nya! oh iya lupa mantan anak Orang gila ya HAHAHAHA" ejek Fara pada Ghea,gue gak terlalu fokus sama mereka karna rasa sakit di kepala gue.
"diam far!" geram Ghea
"upss ada yang mau marah nih" ucap teman Fara
Ghea berdiri menantang " jaga omongan kalian!" ucap Ghea penuh penekanan
"lo gak berhak marah karna itu emang fakta!" sarkas Fara seraya menuang air dari atas kepala gue
"mungkin dengan bantuan air ini,telinga sama mulut lo jadi seger dan bisa jawab isu isu selama ini. ya gak guys? " tanya Fara pada 'penonton' yang entah sejak kapan sudah memadati kantin ini. banyak yang berseru hingga riuh
" Jawab dengan lugas,APAKAH LO ANAK DARI WANITA SIMPANAN KETUA YAYASAN?" pertanyaan yang keluar dari mulut Fara membuat gue terperangah dan mengiggil karna seragam gue sudah basah kuyup dengan air dingin.
Gue berusaha menahan tangis tapi gak bisa jadinya sesegukan. gue mau jawab dengan sangat lantang kalo gue bukan anak seperti itu bahkan gue pun tidak tau siapa ketua yayasan sekolah ini. dada gue sudah terasa sesak
" JAWAB!!" Fara semakin menjadi
PLAKK!!
xxxXXXxxx
jangan lupa vote,comment and share okayy.👌
HAPPY READING🤗
KAMU SEDANG MEMBACA
CHANGE : Cila & Arka [ The End ]
Literatura FemininaHalo Semuanya🤗 Terima kasih telah klik disini👌 : : : : Sinopsis♤ Sepasang sahabat yang sedari kecil selalu bersama suka maupun duka.Saling melidungi,menyayangi,berbagi cerita. Kerikil-kerikil kecil sering menghalangi jalinan persahabatan tersebut...
![CHANGE : Cila & Arka [ The End ]](https://img.wattpad.com/cover/180733874-64-k703909.jpg)