Bab 12 : Kepindahan

804 43 34
                                        

Bahasa Klan Bulan.
Itulah mata kuliah hari ini dan Tiga Sekawan sudah siap untuk memulai harinya bersama dengan dua temannya.

Soal mimpi tadi malam, Ali sudah diberitahu dan ia juga sedang sibuk mencari informasi walaupun tidak membuahkan hasil.

Karena hari ini banyak rencana, mulai dari kepindahan Mama, musuh, rapat dengan petinggi, mata kuliah pilihan dan masih banyak lagi. Jadi, mereka tidak akan membuang-buang waktu.

Raib Pov
Kami sudah sampai di kelas dan tadi juga sudah sarapan sedikit.

"Eci...Eci...Eci" aku mencoba memanggil Eci.

"Ada apa Ra?" Tanyanya setelah menengok.
"Nanti siang sampai sore atau mungkin malam kami akan pergi, jadi tidak perlu mencari kami" alu memberitahu Eci agar dia tidak cemas seperti kemarin.
"Oh oke. Trs nanti mata kuliah pilihan kalian?"
"Aku dan Seli akan minta keringanan biar malam hari atau lain hari aja kuliah pilihannya" jelasku.
"Ssst, Miss Ling sudah hampir sampai" Seli memberitahu kami berbisik. Ali dari tadi mengobrol dengan Ken.

"Selamat pagi semua!" Sapa Miss Ling.
"Pagi"
"Perkenalkan nama saya Miss Ling. Dosen bahasa Klan Bulan dan Bahasa kuno" jelasnya.

"Silahkan dibuka ..........."

>>Skip<<

Sekarang, kami sudah selesai mata kuliah bahasa Klan Bulan. Ternyata dosennya lebih ramah dari yang lain sih menurutku.
Kami ber5 sudah berada di kantin untuk makan siang.

Sebenarnya, tadi pagi sebelum kelas dimulai aku sempat bicara dengan Av.

~flashback~
Seli sedang mandi, dan aku sudah siap dengan seragamku dan perlengkapannya.
Lebih baik aku memberi info ke Av.

Av

Av, kami ingin memberitahu hal penting. Kalau tidak sibuk, kami akan ke tower sentral pukul 4 sore. Undang Miss Selena, Panglima Tog, Batozar juga boleh, dan petinggi-petinggi penting saja.

Akan ku siapkan, tapi apa sepenting itu hingga kalian harus kemari? Bagaimana dengan akademi?

Ini sangat penting. Soal akademi nanti Ali yang urus.

Baik.

~~

Aku melirik Seli dan Ali agar mereka saja yang bicara dan sepertinya Seli paham, hanya Ali yang bodoamat.

"Eci, Ken! Kami bertiga hendak pergi keluar akademi mungkin sampai malam. Jika ada yang mencari kami katakan saja 'ada urusan dengan petinggi' oke?" Jelas Seli.

"Em oke. Tapi sebenarnya ada apa sih? Kok kalian jadi sering keluar?" Bingung Eci.
"Bahkan ada yang mencoba menguntit kalian loh saking penasarannya" Ken memang selalu memperhatikan sekitar dengan jeli.

"Hanya urusan penting. Kami harus cepat izin ke Master Ox langsung saja. Ayo Sel, Li!. Eci, Ken! Kami pamit yah daaa" pamitku cepat-cepat karena takut waktunya habis.

Diperjalanan menuju ruangan master Ox kami masih memperdebatkan sesuatu yang sebenarnya tidak boleh dibicarakan ditempat seperti ini.

"Sebaiknya kita juga mengajak kakekku Max yang penipu itu. Pasti dia tau siapa penjahat itu kan dia dulu juga penjahat. Sesama penjahat pasti taulah" Ucap Ali keukeuh.

"Jangan Ali. Aku masih takut! Lagipula belum tentu Max tau. Dia kan baru saja keluar dari penjara bayangan lalu beberapa bulan kemudian masuk penjara lagi. Jadi tidak mungkin tau!" Tolak Seli dengan mata melotot.

RaSeLi : ABTT Klan BulanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang