Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sabtu yang sudah ditunggu-tunggu oleh semua murid Seoul Internasional School, namun berbeda dengan Ara yang sedang murung didalam kamarnya. Ara sedang berfikir, siapa yang akan ia bawa untuk ikut bersamanya nanti.
Huftt..
Ara berjalan menuju lemari bajunya untuk mencari dress yang akan ia pakai untuk party school nanti.
"Udah berapa lama aku gak pakai dress?" tanya Ara pada dirinya sendiri. "4 tahun yang lalu?"
Huftt..
"Aku rasa, aku tidak memiliki dress" monolog Ara, mengeluarkan semua dress yang sudah berukuran kecil. "Aaa aku bingung" Ara kembali menutup lemari bajunya dan kembali berbaring diranjang.
Tokk.. Tokk..
Ara melirik kearah pintu kamarnya.
Tokk.. Tokk..
Ara beranjak dari ranjangnya dan berjalan kearah pintu.
Tokk.. Tokkk..
"Iya sebentar"
Clekk..
"Siap.. pa?"
Kosong, tidak ada siapapun. Apa ia salah dengar, pikir Ara.
Ara ingin menutup pintu, namun tunggu, ada kotak besar dibawah kakinya. Ara sempat menengok kanan kiri untuk memastikan ada seseorang yang sengaja atau menitipkan nya disini, namun Ara sama sekali tidak melihat siapapun.
Ara mengambil kotak itu dan membawanya kekamar.
"Kotak apa ini?"
Ara memeriksa sekeliling kotak itu untuk menemukan sesuatu, atau tulisan yang bertulisan pemilik kotak itu.
"Apa boleh aku buka?"
Ara memundurkan langkah nya menjauh dari kotak itu.
"Aku coba buka deh, siapa tau paket nyasar" Ara kembali mendekati kotak itu dan membukanya.
"Apa ini?"
Kotak itu berisi dress putih dan high heels dengan warna yang senada dengan bajunya.