Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beomgyu memang tidak main-main dengan ucapannya, bel pulang di sekolah 'Cheongna Dalton School' baru saja berbunyi, dan semua murid sudah mulai berhamburan keluar kelas untuk pulang kerumah mereka masing-masing.
"Hahahaha kamu beneran?"
"Bener ra"
"Ara"
Seketika Ara berhenti tertawa dan menatap Beomgyu yang duduk di kursi samping kelasnya.
"Kamu ngapain kesini?" tanya Ara melirik Beomgyu dengan tatapan sinis.
"Jemput kamu"
"Aku harus kerja, mending kamu pulang duluan"
"Aku anter ke cafe yah"
Jihan yang melihat pertengkaran Ara dan Beomgyu pun pamit untuk pulang lebih dulu.
"Gue duluan yah ra" pamit Jihan.
"Eh.. Iya, hati-hati yah"
Jihan mengangguk dan berjalan meninggalkan Ara dan Beomgyu.
"Ayo" ajak Beomgyu menggenggam lengan Ara.
Ara hanya pasrah saat Beomgyu sudah menggenggam lengan nya seperti ini.
Didalam mobil suasana benar-benar hening, hanya ada suara musik yang sengaja Beomgyu setel dan suara AC mobil.
"Kamu kerja mulai jam berapa?" tanya Beomgyu mencoba mencairkan suasana.
"Tergantung, kalo aku dateng sekarang, aku harus kerja sekarang" jawab Ara dingin tanpa menoleh.
Beomgyu tersenyum dan mengambil handphone nya didalam saku jas sekolahnya, mencari nomer seseorang dan menelpon nya.
Hallo.
Hallo beom, ada apa?
Ka hari ini Ara boleh izin buat gak masuk kerja?
Ara terkejut dan langsung menoleh kearah Beomgyu.
Boleh ko beom.
Serius ka?
Iya. Selesai masalah kalian kakak bakal kasih waktu buat kalian berdua.