Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beomgyu benar-benar pergi menemui pengirim pesan itu dan sekarang Ara kembali sendirian dirumahnya, hanya mengutak-atik handphone menonton vidio dan mungkin membaca novelnya dikamar.
Naman pego da hengbokhan gotman gata. Unen gotboda useul tega deo apa~
Yeonjuniee^_^!! __________________
Hallo njun.
Hallo ra, lo lagi sibuk?
Nggak ko, ada apa?
Gue mau kerumah lu, mau lu ajarin pelajaran pak Namjoon.
Emm kerumah aja njun.
Oke gue jalan sekarang yah.
Emm hati-hati.
Iya.
Tuttt...
Ara tersenyum, setidaknya ia tidak sendiri dirumah. Ara beranjak dari ranjangnya dan mengambil beberapa buku pelajaran pak Namjoon dan keluar dari kamar menuju ruang tengah. Menyimpan bukunya dan pergi kedapur mengambil beberapa cemilan dan susu kotak untuk nya dan Yeonjun nanti.
Tokk.. Tokk..
Ara berjalan kearah pintu dan membukanya.
"Ayo masuk" Yeonjun pun masuk dan mengikuti langkah Ara keruang tengah. "Jadi yang mana yang belum? Sini biar aku bantu"
"Sedikit ko, 1 sampai 10"
Ara terkekeh mendengar jawaban Yeonjun. "Itu si bukan sedikit tapi semua"
"Emang iya?" Yeonjun menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Yaudah sini aku bantu jelasin" Ara mengambil beberapa bukunya dan memperlihatkan halaman yang sama dengan Yeonjun. "Jadi ini itu... "
Yeonjun mulai memperhatikan Ara yang menjelaskan soal yang pak Namjoon beri. Sebenarnya tidak perlu dijelaskan lagi ia sudah paham namun ini salah satu cara untuk ia bertemu dengan Ara. "Sayangnya gue keduluan sama Beomgyu ra" batin Yeonjun memperhatikan wajah Ara.
"Jadi yang nomer sa... njun" Ara melambangkan tangannya di hadapan Yeonjun yang melamun. "Haiii" Ara terus melambangkan tangannya namun Yeonjun masih melamun.
Hufttt..
Ara menghela nafasnya gusar dan menutup bukunya.
"CHOI YEONJUN!" teriak Ara sukses membuat Yeonjun terkejut dan sadar dari lamunan nya.