13. Nona gila

336 48 22
                                        






®~~~~~~®






" baiklah sekarang perkenalkan dirimu nak " ucap bu riska pada anak baru itu.

" yuta , nakomoto yuta " ucap yuta singkat, padat, dan jelas.

" hanya itu saja ?? " ucap bu riska bingung, yang hanya dibalas anggukan kepala oleh yuta.

" haahhh.. Baiklah yuta silahkan duduk dibangku yang kosong yah " ucap bu riska sambil menghelah nafas.

Yuta pun berjalan perlahan kearah bangku kosong yang terletak dibagian paling belakang, saat sampai disamping meja rosie yuta tiba - tiba berhenti yang membuat semua orang yang berada dikelas tersebut bingung. Tak terkecuali rosie, ia mendongak menatap yuta dengan ekspresi bingungnya.

" kita bertemu lagi nona gila " ucap yuta santai sambil tersenyum miring, rosie yang mendengarnya pun sontak melebarkan mata serta mulutnya.

'Rosie ingat sekarang, jadi dia adalah si pemuda menyebalkan yang tidak tahu cara berterimakasih waktu itu' - batin rosie tidak percaya.




®~~~~~~®





Flashback on.

Beberapa bulan yang lalu.

Rosie sedang berjalan sendirian, hari sudah malam tepatnya sekarang sudah pukul 8 malam. Ia berencana untuk pergi ke minimarket dekat rumahnya untuk membeli beberapa snack karena stock  snack dirumah sudah habis. Rencananya rosie mau maraton drakor malam ini karena besok hari minggu jadi ia tidak perlu khawatir terlambat sekolah atau dimarahin mama dara.
( hayoooo siapa nihh yang sabtu malem minggu kerjaannya kayak rosie karena jomblo..🤭 utututu... ayo sini peluk author, sesama jomblo harus saling mengkasihanikan 🤗🤣🤣)

Semua tampak normal - normal saja hingga rosie mendengar ada suara aneh dari gang sempit disebelah kanan rosie. Gang tersebut sempit sekali dan gelap hingga rosie tidak dapat melihat dengan jelas apa yang terjadi.

Samar - samar rosie melihat seperti ada beberapa orang mungkin 5 sampai 8 orang yang memukuli seseorang dibawahnya. tunggu apa, ini tidak benar bagaimana bisa mereka main mengeroyok orang seperti itu.

Ini tidak bisa dibiarkan orang itu bisa mati kalau tidak diselamatkan, tapi rosie juga takut. Ia sendirian, lingkungan ini juga sangat sepi di jam - jam seperti ini. Ia juga lupa tadi tidak membawa ponselnya, haduhhhh apa yang harus rosie lakukan sekarang.

Rosie mondar - mandir didepan gang tersebut sambil menengok kekanan dan kekiri guna mencari pertolongan, siapa tahu ada seseorang yang lewat kan dia bisa meminta tolong.

" Aahhhhhh "

Terdengar suara teriakan yang cukup keras dari dalam gang tersebut, tanpa pikir panjang lagi rosie berlari masuk kedalam gang sempit itu dan berteriak dengan sangat keras hingga mereka semua yang berada di dalam gang tersebut menoleh kearahnya.

" YAH KALIAN SEMUA HENTIKAN "

Setelahnya suasana menjadi hening, tidak ada yang membuka suara sama sekali hingga membuat keadaan semakin terasa mencekam. Rosie yang ditatap oleh banyak sekali pria seram didepannya pun mendadak takut, ia bahkan bisa merasakan keringat yang mulai membanjiri punggungnya.

" siapa kau kenapa kau ikut campur dengan urusan kita ha..?? Kau sudah bosan hidup gadis manis " ucap salah satu dari mereka sambil mendekati rosie.

Rosie yang merasa terancam pun memundurkan langkahnya dengan perlahan dan dengan susah payah menelan ludahnya karena gugup bercampur takut.

" uhhhhh apakah kau tersesat gadis cantikkk, mau tidak bermain dengan kita ha..?? " ucap pria yang lainnya sambil mendekati rosie juga.

'Uhhh matilah kau rosie' - batin rosie panik.

" ada polisi " teriak rosie sambil menunjuk kearah belakang para pria tadi, sontak saja semua pria itu menoleh kearah yang ditunjuk oleh rosie.

Rosie tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, ditariknya tangan pemuda yang dikeroyok tadi dan lari keluar dari gang sempit tersebut. Para pria tadi yang sadar bahwa mereka baru saja dibodohi pun merasa sangat marah dan mengejar mereka berdua.

Rosie terus berlari sekuat tenaganya, sesekali ia melihat kebelakang untuk melihat apakah mereka masih mengejarnya atau tidak. Setelah cukup jauh akhirnya mereka berdua berhenti berlari karena para pria menyeramkan tadi sudah tidak mengejar mereka.

Rosie mengatur pernafasannya yang tidak teratur, ingatlah rosie adalah kaum rebahan kawan ia sangat jarang olah raga jadi saat ia berlari beberapa puluh meter tadi adalah sebuah rekor untuknya.

" apa kau sudah gila hahh " ucap pemuda yang sudah rosie selamatkan tadi, ah iyah rosie sampai lupa bahwa ia tidak sendirian dan apa tadi dia bilang 'gila' hellaoww dia baru saja menyelamatkan nyawanya dan ia mengatakan rosie gila?? Woww sungguh cara berterimakasih yang sangat mengesankan.

" hey aku baru saja menyelamatkan nyawamu jika kau lupa " ucap rosie kesal sambil mendongak melihat wajah pemuda tersebut.

" yah dengan membahayakan nyawanya sendiri, hahhh sangat menakjubkan sekali nona " ucap pemuda itu dengan nada mencibir.

" kau benar - benar .. Wahhh aku sampai kehabisan kata - kata, aku baru saja menyelamatkan nyawamu dan kau dengan tidak tahu terimakasihnya malah membuatku kesal ha " ucap rosie dengan mata melotot, yang membuatnya terlihat imut. Pemuda itu bahkan harus mengulum senyumnya agar tidak tertawa, untung saja ia memiliki wajah yang dingin sehingga bisa menutupi ekspresinya sehingga sulit dibaca.

" aku tidak memintamu untuk menolongku " ucap pemuda itu sambil mengangkat kedua bahunya.

" wahhhh aku tidak percaya ini ... " rosie bahkan tidak bisa mengatakan apa - apa lagi, bagaimana bisa ada orang seperti ini ?? Tinggal mengucapkan terimakasih apa susahnya sihhh. walaupun wajahnya terdapat bekas luka tapi tidak menutupi kadar ketampanannya sedikitpun, tapi percuma saja kalau sifatnya sangat menyebalkan seperti ini.

" ehemmm, jadi sampai kapan kau akan menggenggam tanganku seperti ini nona gila..?? " ucap pemuda itu sambil mengangkat tanganya yang masih digenggam rosie. Sontak saja rosie langsung melepaskan genggaman tangan mereka, astaga bagaimana ia bisa lupa melepaskannya dari tadi. 'Uuhhh sungguh memalukan' - rutuk rosie dalam hati.

" aku tidak gila " teriak rosie keras antara kesal dan malu, setelah itu ia berbalik arah dan meninggalkan pemuda tadi. Hilang sudah mood rosie untuk maraton drakor, sekarang yang ada dipikirannya adalah kasur empuk serta hangatnya.

Pemuda tadi diam - diam mengikuti rosie, ia ingin memastikan bahwa gadis itu pulang dengan selamat. Gengsinya terlalu tinggi hanya untuk mengucapkan terimakasih padanya, sebenarnya ia sedikit heran bagaimana mungkin seorang gadis bisa seberani itu. Bisa saja kan tadi dia tidak memperdulikannya yang sedang dipukuli dan memilih menghindar dari masalah tapi gadis itu malah membahayakan dirinya untuk orang yang tidak dikenal seperti dirinya,  Menurutnya gadis itu sangatlah menarik dan unik.

Flashback off.








®~~~~~~®












Holaaaaaa... I'm comeback🥳🥳
Ternyata murid pindahan itu babang atuy gaes, alias si yuta🤣🤣🤣
Jadi gimana nih kalian masuk tim mana jaerose or yurose🤭🤭
Biar kalian makin oleng sana - sini ditunggu yah moment² uwu mereka di chapter selanjutnya😂😂
Buat yang udah baca + vote and comment cerita aku makasih banget yah, sayang banget ama kalian gk boong dehh😚😚
Satu lagi, kayaknya aku gk bisa update sering² gaes soalnya ada urusan di real life 😩😩😩
And yeah see you in the next chapter gaes🥰





LOVE FRIENDSHIPCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang