Insiden

166 19 3
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bang, diem aja lo dari tadi kesambet apa?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bang, diem aja lo dari tadi kesambet apa?"

Kalan enggan menanggapi ocehan adiknya, hari ini Kalan cuma mau di rumah saja mumpung tidak ada kelas dan hatinya juga sedang gundah gulana.

Manik matanya terus menatap datar layar televisi yang sedang menampilkan tontonan kartun favorit adiknya, spongebob. Berkali-kali Yerin mengoceh entah itu menyumpah serapahi atau tertawa terpingkal-pingkal.

"Ganti elah, udah abis itu"

"Ih belum Bang, nanti mulai lagi"

"Ish"

Kalan mendengus sebal sambil berlalu meninggalkan Yerin.

"Abang kamu lagi kenapa? Gegana gitu dia?" sambar ibunya yang kini ikut bergabung dengan putri bungsunya.

"Abang kesambet kayaknya Ma"

"Ya Allah, yang bener Yer? Astaga, gimana ini"

Yerin membulatkan matanya saat melihat ibunya panik dan mondar-mandir tidak jelas.

"Mama kenapa deh?"

"Kakak kamu kesambet, Mama bingung ini Yer"

"Bingung kenapa?"

"Kalau dia ngamuk terus setannya meraung-raung gimana? Mana Ayang Beb gak pulang hari ini" cemasnya.

Yerin menggelengkan kepalanya, ia semakin tahu sifat menyebalkan Kalan diwarisi dari siapa.

"Ma jangan berlebihan deh, aku kan cuma nebak aja"

"Yer, temenin Mama cari dukun ayo"

"Dukun? Buat apa Mama?"

"Ya buat ngeluarin setan yang merasuki Abang kamu lah"

"Mama musyrik ih, istighfar sana"

"Astagfirullah"

"Bukannya cari Kyai atau Ustadz malah nyari dukun, ckck"

"Abis kan dukun juga bisa"

"Terserah Mama"

Fatum (Sekuel Filoteemo)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang