Saat kamu sedang tertidur lelap disofa tiba² kamu mendengar suara seseorang yg sedang menangis didekat wajahmu.
Sontak kamupun langsung terbangun.
"j-juyeon??." Ucap mu yg kaget sambil melihat suami mu dengan posisi duduk dilantai sambil memegang tangan mu dan menenggelamkan wajahnya disofa.
"Hiks mian chagia." Ucap juyeon yg sesegukan dan masih dengan posisi yg sama.
Kamu hanya bisa diam karena kamu memang masih marah padanya.
"Chagia, aku mencintaimu hiks tolong jangan tinggalkan aku hiikksss." juyeon
"Bukankah kamu yg menginginkan ini." Ucap mu lirih dan tanpa sadar air mata mu pun mengalir.
"Tidakk, aku tidak menginginkan ini syg. Aku ingin selalu bersama mu, maafkan kebodohan ku saat itu." Ucapnya dengan air mata yg terus mengalir.
"Kamu bahkan tidak mencintai ku juy, kamu tau betapa sakitnya perasaan ku selama ini? Bahkan berkhayal kamu mencintai ku pun rasanya sangat mustahil." Ucap mu lirih.
"Aku sangat mencintaimu syg, aku tidak berbohong. Aku benar² mencintai mu saat ini hikkss, ku mohon jangan ceraikan aku." Ucapnya sambil memegang tangan mu.
Kamu hanya diam dan terus menangis.
"Kita mulai semuanya dari awal lagi yah syg, aku berjanji akan mencintai mu dengan tulus." Ucapnya.
Kamu sama sekali gak merespon nya yg kamu lakukan hanya bisa menangis dan memalingkan wajah mu.
Juyeon pun langsung kembali menenggelamkan wajahnya disofa dan terus menangis.
"Apa yg harus ku lakukan untuk hubungan kita, bahkan saat ini aku benar benar takut kehilanganmu." Ucapnya lirih.
"Apa aku harus mati dulu baru kamu percaya bahwa aku sangat mencinta mu syg." Sahutnya lagi.
Karena tidak tega melihat suami mu yg seperti itu kamu pun menangkup kedua pipinya dan mengangkat wajahnya agar dia melihat kearah mu.
"Apa kamu berjanji akan mencintai ku? Apa kamu tidak bohong dengan semua ucapan mu?." Ucap mu sambil mengelap air matanya.
Juyeon hanya mengangguk dan terus menangis.
Kini matanya benar² sangat sembab Karena terus menangis.
Kamupun langsung mengecup bibir nya dan memeluk nya dengan erat.
"Aku percaya itu, jadi jangan pernah membuat kepercayaan ku hilang." Ucap mu sambil membelai rambutnya.
Juyeon pun membalas pelukan mu dengan sangat erat dan menenggelamkan wajahnya diperut mu yg saat ini sedang duduk disofa.
"Aku berjanji." Ucapnya sesegukan.
Cukup lama juyeon memeluk mu, Karena merasa pegal kamu menyuruh juyeon untuk kembali tdr.
"Tidurlah syg, kamu sedang sakit saat ini." Ucap mu sambil terus membelai rambutnya.
"kamu mau kan tidur bareng aku? Untuk saat ini dan selamanya?." Ucapnya dengan mata yg berkaca kaca.
Kamu hanya tersenyum lalu menuntun nya untuk berjalan kekasur.
Setelah merebahkan juyeon kamupun ikut tdr disampingnya.
"Tidurlah ." Ucap mu.
Juyeon langsung memeluk tubuh mu dan menenggelamkan wajahnya didadamu.
"Bolehkah aku seperti ini?." Ucapnya yg masih sesegukan.
"Tentu syg." Ucap mu sambil membalas pelukan nya.
Akhirnya kalian pun tertidur lelap.
KAMU SEDANG MEMBACA
HUSBAND:[LEE JUYEON]
RandomMenceritakan kisah perjodohan sepihak antara dirimu dan seorang CEO terkenal "LEE JUYEON " , Mampukah kamu meluluhkan hatinya yang sangat dingin?."
![HUSBAND:[LEE JUYEON]](https://img.wattpad.com/cover/265665161-64-k1496.jpg)