Part 25 (Bukan dia)

837 66 16
                                        

Happy Reading!
.
.
.

Author POV

"Lalu apa kau yang menyuruh kedua Staff gadungan itu untuk membunuh Taehyung Oppa?" Tanya Vania.

Wanita yang ada di hadapan Vania terdiam saat mendengan pertanyaan Vania itu.

"Kau terdiam, yang berarti jawabanmu adalah TIDAK." Ucap Vania dengan penekanan di akhir kalimatnya.

"Aku melakukannya! Kau pintar tapi kenapa tidak menuduhku yang sudah jelas Sasaeng Fans dari BTS? Bahkan aku mengaku di hadapanmu bahwa aku yang menyuruh Staff itu." Jawab wanita itu dengan yakin.

"Kau mau tau bagaimana aku bisa yakin bahwa itu bukan kau?" Tanya Vania yang lagi-lagi membuat wanita di hadapannya terdiam.

"Baiklah akan ku perjelas. Pertama, penjahat di luar sana jika di tanya kesalahan mereka kebanyakan mereka pasti akan mengelak atau tidak akan menjawab. Lalu kau dengan yakinnya menjawab pertanyaan ku bahkan tanpa ada satu katapun di kalimat yang kau ucapkan terdengar gugup. Kedua, jika kau orang yang menyuruh 2 Staff itu pasti kau tidak akan berada di arena tempat kejadian. Tapi kau malah berada tepat dimana kejadian berada, yang seharusnya bos lakukan adalah terima beres dari orang suruhannya lalu membayar. Ketiga, jika kau benar yang menyuruh mereka kau tidak seharusnya khawatir terhadap korbanmu. Bahkan kau dengan rela menyamar sebagai suster untuk memantau kondisiku. Mungkin kau tidak tau rencanamu akan ketahuan tapi ingat lagi ucapanmu tadi kalau aku ini pintar." Jelas Vania.

"Lalu dimana bukti bahwa kau menjadi tersangka pelaku dari kejahatan ini?" Tanya Vania.

Wanita tersebut diam dan tidak menjawab.

"Yak! Kita berpencar, jika kita bersatu Vania tidak akan ketemu. Kita bagi 2 kelompok yang satu ke kanan dan yang satu lurus oke."

Terdengar suara dari lorong rumah sakit, yang bisa di pastikan bahwa orang yang mencari Vania sudah dekat dengan lokasi persembunyian Vania dengan wanita tadi.

'aish!kenapa mereka cepat sekali sampai disini' gerutu Vania.

'sial aku harus pergi!' ucap wanita itu dalam hati.

Bruk!

Wanita itu mendorong Vania dan menyebabkan Vania sedikit terhuyung lalu dengan secepat mungkin berlari meninggalkan lorong itu.

"Yak! Kejar orang itu!" Teriak seseorang lalu di ikuti suara orang berlarian.

"Vania! Kau tidak apa-apa?" Tanya orang itu.

Vania diam tidak menjawab.

"Hobi-ah sebaiknya kita membawa Vania ke kamarnya lagi." Ujar yang satunya.

'Bahkan dia mendorongku dengan pelan.' -vania.

"Baiklah, Kajja."

"Eits Oppa, mau apa?!" Tanya Vania setelah sadar dari lamunannya.

"Menggendong mu, apalagi?"

"Eyy Namjoon Oppa aku bisa sendiri."

"Tapi kau masih sakit."

"Oppa deul. Aku sudah sembuh bahkan kalian melihat ku lari tadi. Tidak percaya? Maka kejarlah aku!"

Vania berlari setelah selesai mengucapkan kalimatnya, lalu diikuti 5 orang di belakangnya dengan perasaan khawatir.

Mau bagaimana pun Vania baru saja siuman tadi. Hey! Orang mana yang baru saja siuman sudah main lari-larian?!

Memang hanya Vania.

Abang BTS [Revisi]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang