Part 15 (Bertemu Kembali?)

3.7K 174 28
                                        

Annyeong Readers terimakasih banyak udah mau vote dan Comen nya, dukung terus Ff ini ya!❤️

Happy Reading❤️
_
_
_

10.00 KST.

Di kediaman keluarga Kim sedang asik berkumpul di ruang tv, Adik dan Kakak selalu saja berantem karna hal sepele yang bisa membuat kedua orang tua nya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah laku anak pertama dan terakhirnya.

Betapa hangatnya mereka berkumpul bersama di sana, walaupun anggota keluarga di sana belum lengkap sepenuhnya.

"Appa?" Panggil Vania.

"Ya? Ada apa hm?" Jawab sang Appa.

"Kapan Adek bisa ketemu Abang di sini?" Tanya Vania.

Ketiga orang yang lebih tua dari Vania itu seketika menegang mendengar pertanyaan itu.

"Belum saatnya sayang, kalau sudah saat nya kamu pasti tau siapa mereka." Ujar Eomma.

Vania menganggukan kepalanya tanda mengerti, tapi seketika Vania menegang mendengar pertanyaan sang Eomma nya.

"Sekarang Eomma mau nanya, kenapa di meja belajar Adek ada inhaler? Itu punya siapa?" Tanyanya dengan lembut.

Sang Appa terkejut dengan pertanyaan sang istri tapi tidak dengan Rangga yang sudah mengetahui perihal inhaler milik Adeknya itu.

Habis sudah semua rahasia yang Vania sembunyikan akan terbongkar juga, kedua orang tuanya pasti tau kalau anaknya berbohong.

"Adek." Panggil sang Appa karna ia juga membutuhkan penjelasan.

"Aww! Adek sakit." Teriak Rangga saat ia merasakan sakit karna di cubit oleh Vania, Vania menatap memohon kepada Rangga agar memberi penjelasan kepada kedua orang tuanya.

Rangga kasihan oleh Adiknya itu tapi mau bagaimana lagi walaupun ia berbohong orang tuanya akan menuntut jawaban yang sebenarnya.

"Jangan berani berbohong." Ucap sang Appa dingin.

"Jangan seperti itu sayang, kasihan Adeknya jadi ketakutan tuh." Ujar sang Eomma pelan berusaha agar meredakan emosi suaminya.

"Sini sayang cerita sama Eomma, Eomma dan Appa ga akan marah kalau Adek ngomong yang jujur apa yang sebenarnya terjadi." Lanjut Eomma.

Vania mendekat ke arah sang Eomma dan masuk ke dalam pelukannya, ia terisak di dalam pelukan Eomma nya. Ia merasa bersalah karena menyembunyikan masalah yang besar.

"Hey jangan nangis, Eomma ga marah kok. Sekarang ceritain ya?" Vania mengangguk dan memberhentikan isakannya, ia menceritakan semuanya dan membuat kedua orang tua Vania terkejut.

"Kenapa Adek ga bilang?" Tanya Appa, ia berusaha agar tidak marah.

"A-adek ta-kut." Ucap nya terbata.

"Lain kali jangan begitu ya? Kalo ada apa-apa langsung bilang ke Eomma, Appa atau Abang. Jangan takut ya?" Ujar Eomma menenangkan sang anak.

Vania mengangguk patuh ia merasa lega sekarang karna orang tuanya sudah tau, ia takut bila nanti tidak di kasih tau yang sebenarnya orang tuanya akan marah.

"Sekarang kita kerumah sakit ya? Periksa keadaan Adek sekalian ganti peran di kaki Adek." Ucap Appa.

"Shireo! Adek kan baru keluar dari rumah sakit Appa. Adek ga mau kesana lagi ga suka bau obat." Tolak Vania.

Abang BTS [Revisi]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang