Di kamar rawat Vania.
"Kami akan membersihkan ini dan memasang infus yang baru." Ucap suster itu menyiapkan peralatan yang di perlukan.
Vania duduk di atas kasurnya dan bersender pada senderan kasur.
Yoongi sudah duduk di sebelah Vania Atas permintaan Vania tadi.
"Dokter kenapa harus memasang infus baru lagi? Bukankah aku sudah sadar? Berarti aku sudah sembuh." Ujar Vania.
"Tubuhmu masih belum sehat sepenuhnya jadi butuh cairan yang masuk ke tubuhmu agar cepat pulih." Jelas sang Dokter.
"Kenapa jarumnya panjang sekali dok?" Tanya Vania.
"Ini tidak panjang, jarum ini memang biasa di pakai untuk menginfus." Jelas Dokter lagi.
Vania hanya cemberut mendengar penjelasan Dokter, setelahnya ia tidak lagi memberikan pertanyaan.
"Takut jarum suntik?" Tanya Yoongi.
"Tidak." Jawab Vania.
Yoongi melihat wajah Vania yang masih memperhatikan tangannya yang sedang di obati.
"Vania-ya." Panggil Yoongi.
"Ada apa Oppa?"
"Kau masih memanggil kami Oppa?"
"Huh?"
Vania tidak mengerti ucapan Yoongi.
"Aish, kau kan sudah tau bahwa kami itu kakak mu dan kau tidak memanggil kami dengan sebutan Abang? Seperti kau memanggil Rae Bin Hyung." Ujar Yoongi kesal.
Ah sekarang Vania tau apa yang di maksud ucapan Yoongi sebelumnya.
"Ey Oppa sebutan Oppa dan Abang itu sama saja artinya. Artinya itu sama-sama untuk panggilan kakak laki-laki." Jelas Vania.
Yoongi hanya mendengus saja mendengar penjelasan Vania.
"Tapi Oppa, kenapa kalian semua menyembunyikannya dariku? Apa ada sesuatu yang terjadi Oppa?" Tanya Vania.
Yoongi terdiam mendengar pertanyaan Vania.
"Tidak terjadi sesuatu. Hanya saja Appa dan Eomma bahkan kami juga ingin melindungi mu. Kau tau bukan Appa mempunyai banyak pesaing di luar sana, dan kami juga seorang Idol dimana banyak Haters yang tidak menyukai kami."
Berhenti sebentar untuk melihat ekspresi wajah Vania yang mendengarkan cerita Yoongi.
"Bukan karna kami ingin untuk menyembunyikan mu dari publik, tapi karna kami memiliki pesaing yang tidak menyukai kami. Kami takut terjadi sesuatu padamu nantinya, kau ingat kejadian di bandara? Kejadian itu saja sudah membuat kami merasa gagal menjagamu." Lanjut Yoongi.
Vania mengangguk tanda bahwa ia mengerti apa yang di jelaskan Yoongi.
"Vania-ya kau tau aku sedang mempersiapkan lagu terakhir di album Mixtape ku?"
"Benarkah Oppa?!" Tanya Vania antusias dan di balas anggukan oleh Yoongi.
"Apakah kali ini akan berkolaborasi?" Tanya Vania dengan wajah yang masih antusias.
Vania tidak tau kabar gembira seperti ini, dan sepertinya juga pihak agensi belum memberikan Spoiler-Spoiler kecil untuk Army.
"Hm."
"BENARKAH OPPA?!!"
Terkejut? Tentu. Dokter dan suster yang masih di situ untuk mengobati tangan Vania saja langsung menghentikan kegiatan mereka.
"Kau mengejutkan mereka Vania-ya." Ucap Yoongi yang di akhiri kekehannya melihat wajah terkejut Dokter dan suster.
"Maafkan aku." Sesal Vania sambil sedikit membungkukan badannya kepada Dokter.
KAMU SEDANG MEMBACA
Abang BTS [Revisi]
FanfictionSeorang anak yang di sembunyiin fakta bahwa para abangnya yaitu idolanya sendiri. Bagaimana rasanya? Sedih? Senang? Ya itulah yang dia rasakan setelah lulus sekolah SMP dan mengetahui para Abangnya adalah idolanya. Cast:-Vania (Kim Ara) -R...
![Abang BTS [Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/191163546-64-k786860.jpg)