Helo aku Come Back 🎉 Gimana sama part kemaren? Mengecewakan kalian ga? Atau ga sesuai dengan yang kalian mau? Maaf ya mungkin kalian juga kecewa karna aku terlalu lama Updatenya. Oke lanjut aja ke ceritanya.
Happy Reading 💜
-
-
-
Sekarang seluruh keluarga Vania dan para sahabatnya sudah ada di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Mereka semua dalam keadaan panik saat ini, bahkan Member BTS saja ikut untuk mengantar Vania ke rumah sakit dengan masih menggunakan baju pangung mereka.
"Sayang tenanglah semua akan baik-baik saja." Ujar Appa Vania.
"Bagaimana mau tenang Yeobo, putriku satu-satunya sedang terbaring lemah di sana." Ucap Eomma Vania terisak.
"Eomma Vania akan baik-baik saja percayalah padaku." Ujar Namjoon yang tidak tega melihat Eommanya menangis.
'Siapa yang berani melakukan ini. Siapa dalang dari semua ini.' Ujar Rangga dalam hati.
"Eomma dan Appa tenang saja, Abang udah menyuruh detektif untuk menyelidiki kasus ini." Ujar Rangga.
Ckelek..
Pintu ruangan terbuka menampilkan seorang Dokter dengan keringat di pelipisnya.
"Bagaimana keadaan anak saya Dok?" Tanya sang Appa.
"Anak anda baik-baik saja, dia sangat kuat. Dia berjuang melawan rasa sakitnya. Detak jantungnya sempat menghilang, untungnya kami berhasil menyelamatkan dan mengembalikan detak jantungnya kembali. Di dalam tubuh anak anda ada racun mematikan yang bisa membunuh mangsanya. Untungnya Vania di bawa secepat mungkin kalau tidak kami tidak akan bisa menyelamatkannya." Ucap sang Dokter.
"Tunggu racun? Racun apa?" Tanya Seokjin.
"Ya di tubuhnya di temukan racun yang tercampur dengan air." Jelas Dokter itu lagi.
"Dan untuk luka di lengan kiri dan kedua kakinya sudah mulai sembuh, jadi tolong jaga Vania." Lanjut sang Dokter.
"Luka di tangan? Setau kami Vania hanya memiliki luka di kedua kakinya saja Dok." Seru Jimin.
"Ya dia mempunyai luka di lengan kirinya, tenang saja sudah mulai menyembuh. Kemungkinan nanti jika Vania sudah sadar pasti akan mual-mual karna efek dsri racunnya masih ada. Tapi tenang itu tidak membahayakan." Ujar Dokter tersebut.
"Yasudah, banyak pasien yang harus saya periksa lagi. Permisi~"
Dokter tersebut pergi dan di susul oleh beberapa suster yang membawa Vania di atas brankar.
"Kami akan memindahkan Vania ke kamar rawat inap." Ujar Suster tersebut dan melanjutkan jalannya.
"Abang ngurus adriminstrasi dulu ya Appa." Ujar Rangga.
"Aku ikut Hyung." Seru Jungkook.
"Aku juga." Seru Taehyung.
"Kalian di sini saja. Bahaya jika kalian ikut." Ujar Rangga.
"Ini jaket, topi, dan masker kalian." Ucap seorang laki-laki.
Senyum kemenangan terhias di wajah Taehyung san Jungkook. Rangga hanya pasrah dan mengacak kedua surai adiknya itu.
"Kajja~" Lalu ketiganya pun berjalan bersamaan ke arah tempat adriminstrasi.
Memang licik Taehyung dan Jungkook itu, mereka sudah mempersiapkan segalanya. Termasuk meminta keperluan yang di perlukan hanya untuk ikut dengan Rangga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Abang BTS [Revisi]
FanfictionSeorang anak yang di sembunyiin fakta bahwa para abangnya yaitu idolanya sendiri. Bagaimana rasanya? Sedih? Senang? Ya itulah yang dia rasakan setelah lulus sekolah SMP dan mengetahui para Abangnya adalah idolanya. Cast:-Vania (Kim Ara) -R...
![Abang BTS [Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/191163546-64-k786860.jpg)