02. Suasana Yang Baru

1.4K 189 5
                                        

Sinar matahari pagi mulai menelisik wajah bersih Itadori Yuuji, pemuda itu mengerjapkan mata beberapa kali sebelum akhirnya duduk di atas kasur dan mengucek mata

Kemudian dia mendapati sosok si hantu pria yang juga duduk bersamanya di atas kasur minimalis tersebut

Sosok itu masih tersenyum lebar sampai kedua manik kristalnya hilang, entah untuk siapa senyuman itu ditujukkan

Yuuji bisa memastikan kalau sosok itu tidak tahu kalau Itadori Yuuji bisa melihatnya, dia sangat yakin

Mencoba untuk tidak memusingkan, lantas Yuuji melangkah ke kamar mandi yang terletak di seberang kamar tidurnya, pemuda itu mencuci wajahnya dan menyalakan shower

Hari ini adalah hari pertama dia tinggal sendiri sekaligus bersekolah di Sma Jujutsu, salah satu sekolah favorit di kota ini

Tidak diragukan lagi mengapa Yuuji bisa lolos ujian masuk sekolah elit tersebut, mengingat bahwa pemuda itu sangatlah cerdas untuk anak seumurannya

Yuuji merasakan air hangat membasahi sekujur tubuhnya, lalu manik hazelnya membuka perlahan

Pemuda bersurai pink itu tersentak kecil ketika mendapati sosok si hantu yang ternyata masih mengikutinya sampai kemari, netra kristal sosok itu menatap lekat tubuh Yuuji dari atas sampai bawah

Pemuda itu memerah malu mengingat ia tidak mengenakan sehelai kain pun, namun Yuuji harus tetap mengontrol ekspresi wajahnya

Padahal ditatap oleh sesama laki-laki, tapi tetap saja yang namanya risih ya risih

Yuuji membatin kesal, "Apa kau sedang membandingkan milikmu dengan milikku, eh?!"

Setelah selesai, pemuda bersurai pink itu lantas mengeringkan rambut serta mengenakan seragam yang harus dipakai

Kemudian dia memakai sepatu merahnya dan meninggalkan kawasan rumah, Itadori Yuuji menatap singkat sosok si hantu bersurai putih yang sedang duduk termenung sambil menatap pagar rumah dari depan pintu

"Kenapa juga tatapannya sedih seperti itu..?"

.

.

"Selamat datang di Sma Jujutsu, anak-anak tahun ajaran baru. nyamankan diri kalian di sekolah ini" ucap guru laki-laki bernama lengkap Nanami Kento, yang juga menjabat sebagai wali kelas 1-c, kelas Yuuji berada

Guru berkacamata tersebut meletakkan buku pelajaran diatas mejanya, "Baiklah, saya rasa kita bisa langsung mulai pelajaran"

Salah satu murid menyahut, "Apa kita akan langsung belajar pak?"

"Ya benar" jelas Nanami singkat, murid-muridpun mendengus pasrah

Di hari pertama masuk, berkenalan singkat lalu langsung belajar, begitulah Sma Jujutsu

Karena Sma Jujutsu saja adalah sekolah elit berisikan anak-anak pilihan yang amat cerdas, mereka yang terpilih tidak mungkin memiliki waktu untuk bermain di sekolah ini

Walaupun begitu, Sma Jujutsu dikenal sebagai salah satu sekolah yang tidak pernah gagal membentuk karir masa depan bagi anak didiknya

Sayang sekali karena Yuuji hanya bersekolah disini selama 1 semester, itu semua karena pekerjaan orangtuanya yang mengharuskan dia untuk ikut pindah keluar negeri

"Ah! sial aku lupa memasukkan kotak pensil" seorang murid perempuan di sebelah tempat duduk Yuuji mendecak sebal

Dengan reflek, Yuuji mengulurkan bolpennya pada si gadis, "Pakai ini"

Gadis bersurai coklat itu tersenyum, "Oh? terimakasih ya"

Pelajaran bahasa jepang pun berlanjut sampai bunyi bel istirahat berdering seantero bangunan kokoh Sma Jujutsu

"Kita akhiri pelajarannya disini, selamat beristirahat" ucap sang wali kelas sambil merapikan buku pelajaran beserta absennya

"Terimakasih banyak atas pelajarannya, Pak" balas seisi kelas bersamaan

Sebuah bolpen diletakkan di atas meja Yuuji saat dia sedang mencatat materi, manik hazelnya teralih pada si gadis tadi

"Nih, ku kembalikan" ucapnya, ternyata gadis ini memiliki paras rupawan apalagi jika dilihat lebih dekat seperti ini, "Siapa namamu?"

Membuyarkan lamunannya, Yuuji menutup buku catatan kemudian membalas uluran tangan sang gadis, "Itadori Yuuji, kamu?"

"Kugisaki Nobara" ucapnya sambil tersenyum tipis, "Mau ke kantin bareng? ada temanku juga, ayo makan bersama"

Itadori Yuuji mengangguk kukuh, "Ayo!"

Sesampainya di kantin, mereka berdua langsung disambut dengan sosok pria bertubuh tegap dengan surai hitam pekat menghampiri keduanya

"Yo, Megumi" tanpa aba-aba, gadis itu memukul lengan pria bernama lengkap Fushiguro Megumi sambil cengengesan

"Ah! apa sih? sakit tahu" manik legam Megumi menatap teman gadisnya menuntut, kemudian teralih memandang seseorang di sebelah sang gadis, "Siapa ini Nobara?"

"Teman baruku, nyahaha" jelas Nobara sambil tertawa menatap kedua teman lelakinya bergiliran, "Kalau dilihat lagi ternyata kalian mirip ya.."

"Mirip?" Yuuji dan Megumi pun saling menatap

"Ya mirip, wajah kalian sama-sama terlihat seperti orang bodoh yang menyebalkan! Hahaha!!"

Yuuji tertawa lepas, gadis itu ternyata jauh lebih asyik dari yang dia duga. pemuda itu merasa kalau dia akan cepat akrab dengan dua orang ini

"Kenapa kalian malah tertawa?" Netra legam Megumi menatap datar, "Dasar dua orang aneh"

###

thanks for reading! sampai jumpa di chapter selanjutnya

amnesia ; goyuuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang